Kontraktor NTT Fair Divonis Delapan Tahun Penjara

  • 30 Januari 2020 00:00 WITA
Ilustrasi
Males Baca?

MCWNews.com - KUPANG | Dalam sidang kasus korupsi proyek fasilitas pameran NTT Fair. Majelis hakim pengadilan negeri Kupang yang diketuai Fansiska Dari Paulino dalam amar putusan vonis kepada terdakwa Linda Liudianto dengan hukuman 8 tahun penjara.

"Menjatuhkan vonis 8 tahun penjara kepada Linda Liudianto serta diwajibkan membayar denda senilai Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan," kata hakim Fansiska, Rabu (29/1/2020).

 Majelis hakim menyatakan Linda Liudianto yang merupakan kontraktor yang mengerjakan proyek NTT Fair itu terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama atau memperkaya orang lain. Hal ini sesuai pasal 3 Jo. Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Selain itu, Linda juga diwajibkan membayar uang ganti rugi senilai Rp 297 juta dengan ketentuan jika tidak membayar maka semua harta bendanya akan disita dan diganti dengan hukuman 2 tahun kurungan.

Sebelumnya, terdakwa dituntut oleh jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi NTT berupa 8,5 tahun penjara serta denda Rp500 juta dan uang pengganti Rp 3,4 miliar.

Diketahui, proyek pembangunan fasilitas NTT Fair dari Pemerintah Provinsi NTT mulai dikerjakan pada Mei 2018 dengan menelan anggaran sekitar Rp 29 miliar. Proyek yang berlokasi di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, ini dinilai bermasalah karena belum tuntas hingga batas waktu yang ditetapkan pada Desember 2018.

Kasus tersebut menyeret sejumlah nama pejabat daerah yang telah diperiksa sebagai saksi dalam persidangan. Di antaranya mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dan Sekretaris Daerah Provinsi NTT Benediktus Polo Maing.(Ron)



TAGS :

Komentar