Hari Ini Dimulai Penerbangan Perdana Subsidi Angkutan Kargo Timika - Wamena

  • 08 Februari 2020 06:14 WITA
Kepala Unit Pelaksana Bandara Udara (UPBU) Mozes Kilangin, Ambar Suryoko
Males Baca?

MCWNews.com - TIMIKA | Trigana Air melakukan penerbangan perdana subsidi angkutan udara kargo untuk rute Timika-Wamena di tahun 2020 dari Bandara Mozes Kilangin menuju Bandara Wamena di Jayawijaya, Papua pada hari ini, Sabtu (8/2/2020).

Kepala Unit Pelaksana Bandara Udara (UPBU) Mozes Kilangin, Ambar Suryoko mengatakan penerbangan perdana ini menggunakan pesawat Trigana Air yang mengangkut barang-barang mulai dari sembako hingga bahan bangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Wamena.

"Kita diperintahkan oleh Menteri agar penerbangan ini tidak boleh ada jeda," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Station Manager Trigana Air, Roni Kartika menjelaskan, Trigana sendiri telah menyiapkan tiga unit pesawat Kargo untuk subsidi angkutan udara, Bulog dan juga umum.

Penerbangan subsidi kargo ini sendiri dijadwalkan "akan berjalan tiga kali dalam seminggu dengan kapasitas 14 ton," ujar Roni.

Pesawat kargo Trigana Air​​​

Kepala Kantor Otoritas Bandara (Otban) Merauke, Usman Effendy mengatakan, program ini merupakan konektivitas tol laut ke jembatan udara. Yang mana merupakan program Presiden RI Joko Widodo sejak 2017 silam.

"Dan sejak pertama berjalan, di Timika sendiri masih tetap dilaksanakan oleh Trigana Air," kata Usman.

Pihaknya hanya menyediakan fasilitas transportasi, sedangkan untuk ketersediaan barang tetap merupakan tanggung jawab kementerian perdagangan.

Dengan ini diharapkan bisa mengurangi disparitas harga bagi warga yang membutuhkan di daerah yang memang membutuhkan.

"Kami hanya berikan fasilitas transportasi, untuk barang dari kementerian lain. Bisa mengurangi disparitas harga di daerah yang memang membutuhkan," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Yan S. Purba yang juga hadir mewakili Pemerintah Kabupaten menyambut baik penerbangan perdana subsidi kargo ini karena Timika merupakan sentra untuk pengembangan daerah sekitar.

Namun Ia berharap agar semua pihak terkait agar bisa terus memastikan bahwa barang yang dibawa dari Timika merupakan barang yang wajar.

"Tanggung jawab kita harus pastikan barang yang diangkut dari Timika adalah barang yang wajar dan tidak berbahaya," katanya.

Yan juga meminta kepada Otban agar terus melakukan evaluasi terhadap penerbangan yang dilakukan apa perlu dipertahankan atau tidak.

"Harus ada evaluasi, tapi saya lihat selama ini sudah baik juga ya," ujarnya.(Sev)



TAGS :

Komentar