Kemenhub Akan Kembangkan 3 Bandara di Papua Barat

  • 13 Februari 2020 08:47 WITA
Males Baca?

MCWNews.com - JAKARTA | Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah melaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemkab Manokwari, Pemkab Fakfak serta Pemkab Pegunungan Arfak tentang Pembangunan dan Pengembangan Bandar Udara.

Dalam MoU bertujuan untuk mendukung aksesibilitas masyarakat dari dan ke Papua serta mendukung peningkatan perekonomian dan parawisata.


Dukungan yang diberikan oleh pemerintah pusat yakni pembangunan dan pengembangan bandara meliputi Bandara Rendani di Kabupaten Manokwari, Bandara Siboru di Kabupaten Fakfak, dan Bandara Anggi di Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat. 

 mengatakan, 

"Kesepakatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menunjang perekonomian masyarakat di kawasan Papua Barat," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto melalui Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono, di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Ia menjelaskan, pengembangan yang dilakukan guna memberikan peningkatan pelayanan transportasi udara dari dan ke Kabupaten Manokwari, Fakfak dan Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat, melalui pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi udara di lokasi tersebut.

"Sebagai komitmen pemerintah terhadap pentingnya konektivitas antarwilayah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negara sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat, maka pembangunan Bandara merupakan keharusan," imbuhnya.

“Saya mengimbau untuk terus meningkatkan koordinasi dengan Pemda setempat maupun pihak terkait yang berwenang di bidang penerbangan guna kelancaran pembangunan dan pengembangan di ketiga bandar udara,” imbuhnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Isnin juga meminta agar Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak segera menghibahkan aset Bandara Anggi sehingga pembangunan dan pengembangannya dapat dilakukan melalui pembentukan satuan kerja di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.(tim)



TAGS :

Komentar