Diduga Tak Berizin, LSM Desak Aparat Tutup Tambang Galian C di Kendal

  • 08 Mei 2020 21:15 WITA
Males Baca?

MCWNEWS.COM - KENDAL | Sejumlah Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mendesak aparat penegak hukum untuk menutup penambangan Galian C di Desa Winong, Kendal, Jawa Tengah yang diduga tak berizin.

Hal ini sebagaimana disampaikan Aktivis LSM Kendal, Aris yang menyatakan keprihatinannya atas ulah para penambang yang merusak lingkungan.

"Penambangan tanpa izin yang berada di kawasan Desa Winong yang sangat memprihatinkan yang bisa berdampak banjir," ungkap Aris, Jumat (8/5/2020). 

Pihaknya juga telah mengadukan ulah para penambang yang merusak lingkungan ke Polda Jawa Tengah.

"Kami sudah adukan ke Polda Jateng, sudah dilakukan pemeriksaan. Semoga saja Proses hukum bisa berjalan dengan baik dan tanpa pandang bulu," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Aris juga menegaskan dalam surat aduannya, karena disamping penambangan tanpa izin juga tidak sesuai dengan peraturan daerah Kabupaten Kendal tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Kami minta Pihak Kepolisian untuk memproses pidananya dan Satpol PP untuk menutupnya," pungkas Aris.

Sementara itu Aktivis LSM lainnya, Maksum sepakat Seluruh Penambangan Galian C di Kendal ditinjau ulang perizinannya dan yang belum berizin ditutup. 

"Kami sudah lama mengamati Galian C di Kendal yang merusak lingkungan, makanya harus segera ditutup. Dan minta aparat juga bisa menertibkannya, karena yang mempunyai kewenangan, ya aparat Mas," ungkapnya.

Diketahui para Aktivis LSM Kendal telah melakukan investigasi di lapangan atas dampak rusaknya Pertambangan Galian C di Kendal yang jika dibiarkan bisa mengakibatkan banjir besar. Dan hasil temuannya itu diadukan ke aparat penegak hukum untuk dilakukan pengusutan kepada semua pihak yang terlibat. Melalui surat aduannya ke Polda Jateng tertanggal 30 Maret 2020 lalu, Pihak LSM Kendal selaku pengadu sudah diminta keterangannya di Direskrimsus Polda Jateng, termasuk para teradu yang diduga melanggar Undang-undang Minerba Pasal 158 Nomor: 4 Tahun 2009 dan Perda Kabupaten Kendal tentang RTRW No. 20 Tahun 2011. (Len)



TAGS :

Komentar