Ini Kronologis Penembakan Medis Covid-19 di Intan Jaya

  • 23 Mei 2020 18:50 WITA
Males Baca?

MCWNEWS.COM, JAYAPURA – Polda Papua mengungkap kronologis penembakan dan penganiayaan terhadap dua tenaga medis gugus tugas Covid-19 Kabupaten Intan Jaya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya, Jumat (22/5).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. A.M Kamal mengungkap peristiwa brutal kelompok sparatis tersebut bermula pada Jumat pagi, korban sekitar pukul 09.00 WIT, salah satu korban mengetahui datangnya kelompok tersebut masuk ke Wandai.

"Jumat pagi, salahsatu korban yakni Heniko Somou (sebelumnya ditulis Eunico) mengetahui bahwa adanya KBB dari distrik Ndeotadi (99) yang masuk di wilayah Distrik Wandai, kemudian pada saat korban Heniko Somau  mengantar obat-obatan Covid-19 , korban menyampaikan kepada warga Distrik Wandai agar segera menjauh dari KKB dan segera meninggalkan kegiatan jual beli di area pasar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan,"ungkap Kamal.

Namun aksi korban ini ternyata didengar kelompok KKB tersebut, hingga para pelaku mengejar korban.

"Mereka (KKB,red) langsung melakukan pengejaran terhadap korban Heniko Somau di areal pasar Kampung Mbugulo Distrik Wandai. Saat korban mengetahui dirinya di kejar oleh KKB, korban langsung berlari menuju ke rumah korban lain yakni Alemanek Bagau,"jelasnya.

Setibanya di rumah korban Alemanek Bagau, KKB langsung melepaskan beberapa tembakan kearah korban Heniko Somau hingga korban terjatuh. Korban Alemanek Bagau yang hendak melakukan pertolongan juga mendapatkan penganiayaan dan di tembak oleh KKB.

"Setelah melakukan aksinya dan melihat kedua korban sudah tidak berdaya, kelompok tersebut langsung meninggalkan lokasi kejadian menuju ke Kampung Jae Distrik Wandai,"jelasnya.

Selang beberapa jam kemudian, kata Kamal,  masyarakat Kampung Mbugulo mengevakuasi kedua korban menuju ke Distrik Homeyo melalui jalur trans Papua.

Pihak Polres Intan Jaya baru mendapat Informasi pada pukul 16.30 WIT, dari salah satu tenaga medis yang bertugas di  Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya bahwa telah terjadi penembakan terhadap Dua Orang tenaga medis tersebut.

"Jadi Polres menerima informasi bahwa 1 orang korban Heniko Somau dinyatakan telah meninggal dunia. Kemudian yang satu korban lagi Alemanek Bagau masih di rawat Pastoral Wandai dalam kondisinya kritis. Dan besoknya (hari ini) evakuasi dilakukan,"katanya.

(Ed)



TAGS :

Komentar