KPK Monitoring Pemkab Ngawi, Untuk Mencegah Terjadi Korupsi

  • 23 Februari 2017 05:10 WITA
Males Baca?

MCW News, Ngawi | Lebih baik mencegah, daripada menangani kasus korupsi, agar keuangan negara tidak sampai bocor ketangan para koruptor, untuk itulah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) intens melakukan monitoring anggaran Pemkab Ngawi Jawa Timur (Jatim), sebagai upaya mencegah tindak pidana korupsi yang dilakukan pejabat pemerintah setempat, dan Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, menyambut baik kinerja KPK yang terus memantau para birokrasi di wilayah Pemkab Ngawi Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, Kamis, 9 Februari 2017, mengatakan, “Mulai akhir Tahun 2016 lalu, KPK mulai monitoring dan mengevaluasi kinerja aparat di Pemkab Ngawi, berdasarkan MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemkab Ngawi dengan KPK, yakni pada 16 November 2016 Tujuannya untuk mengkomunikasikan semua program kerja yang dilakukan Pemkab Ngawi dengan KPK, baik program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dengan pemerintah pusat, selama kerjasama dengan KPK, ada beberapa program Pemkab Ngawi yang direvisi berdasarkan evaluasi, sehingga program yang direalisasikan benar-benar fresh and clear dari permasalahan dalam penggunaan anggaran Pemkab Ngawi, menilai hal ini sangat penting, karena sedang menuju transparansi dan akuntabel dalam keterbukaan informasi, saat ini Pemkab Ngawi menerapkan aplikasi berbasis elektronik, mulai e-planning, e-budgeting dan sistem pelayanan terpadu, langkah Pemkab Ngawi ini, sebagai bentuk komitmen dalam memerangi korupsi diwilayahnya Sistem berbasis elektronik tersebut, terintegrasikan dengan server yang terpasang di Ngawi Command Centre, tentunya langkah strategis seperti itu tidak lepas dari realisasi Ngawi Smart City, yang dilounching pada pertengahan Tahun 2016 lalu, semua itu untuk membangun sistem pemerintahan yang bersih dan transparan, “ujar Budi. (timmcwnews)



TAGS :

Komentar