Dahlan Iskan Tersangka Dugaan Korupsi Mobil Listrik

  • 23 Februari 2017 05:19 WITA
Males Baca?

MCW News, Surabaya | Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka pengadaan mobil listrik, hal ini disampaikan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, dan sudah menyampaikan Surat Pemberitahuan penyidikan Perkara (SPDP) Tindak Pidana Korupsi dari Kejaksaan Agung Hal ini  mengenai penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi, dalam pengadaan 16 unit Mobil Listrik, Jenis Electric Mikrobus, dan Electric Executive Bus, melalui PT BRI (Persero), PT Perusahaan Gas Negara (PGN), dan PT Pertamina (Persero), yang dilakukan oleh tersangka Dahlan Iskan Kasi Penkum Kejati Jatim, Richard Marpaung, SH, Kamis, 1 Februari 2017, menjelaskan, “Dalam kasus yang merugikan negara Rp 32 miliar ini, diduga melibatkan Dahlan Iskan, saat itu sekitar awal Januari 2013, Dahlan Iskan memerintahkan Kabid Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Kementerian BUMN, Agus Suhermawan, dan Deputi Restrukturisasi Kementerian BUMN, Fadjar Judisiawan, untuk melakukan penjajakan partisipasi PT BRI dan PT Perusahaan Gas Negara, dalam kegiatan pengembangan mobil listrik untuk kegiatan KTT APEC Tahun 2013 lalu Kemudian sekitar Februari Tahun 2013, Agus Suhermawan, selaku Kabid Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Kementerian BUMN, mengundang rapat PT BRI dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), sebagai penyedia dana, dan akhirnya Agus Suhermawan tersangkut dalam kasus pengadaan mobil listrik tersebut, dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum bersama tersangka Dahlan Iskan, “ujar Richard. (timmcwnews)



TAGS :

Komentar