Akses Utama Bandara Banyuwangi Alami Banjir, Pemkab : Sudah Usul Tapi Belum Terealisasi

  • 20 Januari 2020 04:16 WITA
Kondisi ruas jalur utama bandara Banyuwangi yang terendam banjir
Males Baca?

MCWNews.com - BANYUWANGI | Terkait banjir yang merendam sejumlah ruas Jalan Nasional Banyuwangi - Jember, salahsatunya yang terjadi di simpang tiga Laban Asem, Kabat, Banyuwangi. Pihak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengklaim sudah mengusulkan kepada Kementerian PUPR, melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VIII Jawa Timur untuk melakukan perbaikan dan penambahan kapasitas namun hingga kini tak pernah terealisasi.

"Usulan terhadap pembangunan gorong-gorong untuk dirubah dengan struktur baru yang volume lebih besar setiap tahun baik melalui Musren dan surat sudah kami lakukan namun sampai saat ini belum terrealisasi melalui PU propinsi di Banyuwangi kalo terjadi curah hujan yg tinggi apa lagi di hulu juga hujan saluran tidak mampu manampung debet air dan tindak lanjut akan kami koordinasi dan laporkan kembali dengan pihak terkait," kata Camat Kabat, Susanto Wibowo saat di konfirmasi.

Sementara itu pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VIII Jawa Timur, akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk segera melakukan penanganan.

"Tadi komunikasi dengan teman - teman di Pengairan, itu debit airnya dari hulu cukup banyak, kalau memang kurang kapasitas dimensi gorong-gorong nanti kita usulkan untuk pembesaran penambahan kapasitas," kata Heri Wahyu Wibowo selaku Pejabat Kementerian PUPR, BBPJN VIII di Banyuwangi, Minggu (19/01/2020).

Heri mengakui, selama setahun ini sudah tiga kali kejadian ini terjadi.

"Saya kan baru satu tahun disini, sudah tiga kali seperti (kejadian banjir) itu, soal debit air nanti kita koordinasikan dengan Dinas Pengairan disitu, nanti sambil kita sampaikan ke pimpinan untuk penanganan," imbuhnya.

Sebelumnya, ruas jalan akses utama menuju dan dari Bandara Banyuwangi terendam banjir pada Minggu, 19 Januari 2020. Akibatnya terjadi kemacetan panjang dan sejumlah rumah warga terendam. (*)



TAGS :

Komentar