Gas Melon Raib di Pasaran Kebumen, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

Senin, 04 September 2017 | 00:13 WITA

Gas Melon Raib di Pasaran Kebumen, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

MCW News, Kebumen | Selama 2 (dua) minggu ini gas elpiji ukuran melon seberat 3 kg menghilang dipasaran Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, sehingga hal ini telah meresahkan warga dan kini mereka pun terpaksa menggunakan lagi kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan masak memasaknya. Dan kesulitan memperoleh gas elpiji ini sebagaimana dialami seorang ibu rumah tangga di Kebumen.

"Tidak hanya sulit mencari gasnya, tapi juga ada pun makin mahal harganya," ujarnya.

Namun guna memenuhi kebutuhan sehari-harinya banyak warga memilih menggunakan kayu bakar.

"Karena gas sulit didapat, ya terpaksa pake lagi kayu bakar ," ujar seorang warga.

Sementara itu Menteri ESDM RI, Ignatius Jonan menyampaikan kepada pers, justru Pemerintah menjamin pasokan gas elpiji selama ini.

Selanjutnya hasil investigasi media ini memang peredaran gas elpiji seukuran buah melon yang beratnya 3 kilogram sulit didapat warga kebumen. Dan jika ada pun sangat terbatas jumlahnya serta harganya pun naik cukup pantastis mencapai Rp 27 ribu per tabungnya, padahal harga normalnya biasa dijual hanya Rp 15 ribu. Namun diketahui disalah satu distributor yang terletak di selatan terminal angkutan Kebumen ada pemberitahuan, jika harga gas elpiji 3 kilogram masih Rp 15 ribu dan yang 5 kilogram Rp 65 ribu.

Kemudian untuk mendapatkan gas, warga bisa menukarkan tabung dari 3 kilogram ke tabung 6,5 kilogram dengan membayar Rp 110 ribu. Dan anehnya, di pangkalan ini pun gas hanya dijual kepada anggota yang sudah terdaftar menjadi agen.Sehingga kini pun warga tetap sulit mendapat gas elpiji dan lebih memilih kayu bakar.

Kemudian hingga ditulisnya berita ini pihak pemeritah kabupaten kebumen nampaknya belum terlihat ada upaya serius untuk menangani kasus kelangkaan gas elpiji ini, bahkan SK. Gubernur No. 51/15 Tahun 2015 pun selama ini belum bisa mengatasi permasalahan gas elpiji di Jawa Tengah. (timmcwnews)


Senin, 04 September 2017 00:13


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+