Sungguh Tragis, Para Korban Kebakaran Pasar Kaliwungu Patungan Bikin Lapak Sementara

Selasa, 05 September 2017 | 19:28 WITA

Sungguh Tragis, Para Korban Kebakaran Pasar Kaliwungu Patungan Bikin Lapak Sementara

MCW News, Kendal | Diduga belum ada bantuan yang memadai dari pihak Pemerintah Kabupaten Kendal untuk para pedagang pasar pagi kaliwungu kendal yang mengalami musibah kebakaran beberapa waktu lalu. Kini justru para korbannya menggalang patungan untuk membangun lapak sementara. Hal ini sebagaimana disampaikan seorang pedagang, Satimah yang mengakui dirinya ikut patungan untuk membuat lapak baru.

 

"Ya uang sebesar Rp 500 ribu tidak seberapa , yang penting lapaknya didalam dan bikin nyaman pembelinya," tuturnya.

 

Namun pedagang lainnya, YK justru meminta pihak Pemerintah Kendal turut perhatian atas nasib para pedagang yang terkena musibah kebakaran.

 

"Mestinya pemerintah membantu, bukan  harus iuran. Karena barang saya ludes dan tidak ada modal lagi," ungkapnya.  Sebenarnya inisiatif pembangunan lapak sementara ini berasal dari seorang Pedagang bernama Sunarto yang merasa kasihan terhadap rekan-rekannya yang terkena musibah yang berjualan ditempat tidak layak dan mengganggu jalan.

 

"Makanya saya bangun lapak dengan dana yang dikumpulkan untuk beli asbes, kayu dan biaya tukang," ungkapnya.

 

Dan Sunarto pun senang karena mereka berjualan didepan tokonya yang bisa bikin ramai," Alhamdulillah ada sudah ada 20 pedagang yang telah dibangun lapaknya, tapi saya tidak ngambil untung dari pekerjaan ini mas," imbuhnya.

 

Ditempat terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kendal, Sigit saat dikonfirmasi terkait belum ada bantuan bagi korban kebakaran di pasar pagi kaliwungu, justru dia menyatakan jika kebakaran tersebut tidak termasuk bencana.

 

"Nggak ada. Kebakaran pasar bukan termasuk bencana, untuk  lebih jelasnya njenengan coba konfirmasi  ke Pak Sukron Ka Dinas Perdagangan," ungkapnya kepada MCW News Jateng melalui pesan singkatnya. (Senin, 4/9).

Dalam pantauan media ini, memang paska kebakaran pasar pagi kaliwungu kendal beberapa waktu lalu yang menghanguskan ratusan kios yang mengakibatkan banyak pedagang sebagai korbannya yang terlantar dan berjualan dengan tempat seadanya disela-sela reruntuhan bangkai kebakaran. Dan ada juga pedagang yang hanya meratapi diri, karena barang-barangnya telah ludes terbakar dan juga belum ada modal lagi untuk berjualan. Namun disamping itu, pemerintah kendal pun terkesan lelet untuk menangani para korban kebakaran ini. Sehingga mereka pun dengan terpaksa secara swadaya patungan untuk membangun lapak sementara sebesar Rp 500 ribuan agar bisa jualan dari kios timur ke lapak yang ada didalam pasar. Dan biaya sebesar itu digunakan untuk membeli material serta biaya tukang.Dan patungan ini pun sifatnya tidak ada paksaan , karena bagi para pedagang yang akan bangun sendiri pun diperbolehkan. ( Lendra)


Selasa, 05 September 2017 19:28


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+