Massa Kadis PU Papua Menggeruduk Mapolres Tana Toraja

Kamis, 05 Oktober 2017 | 15:30 WITA

Massa Kadis PU Papua Menggeruduk Mapolres Tana Toraja

Puluhan Aksi Massa Kadis PU Papua Memalang Pintu Gerbang Mapolres Tana Toraja dengan Menggunakan Truk, Kamis (5/10)

MCW News, Tana Toraja | Sekitar Puluhan orang yang merupakan massa pendukung Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua, Djuli Membaya, ST,  melakukan aksi unjuk rasa di Mapolres Tana Toraja, Kamis (5/10) siang tadi terkait menuntut laporan Penganiayaan yang dilakukan John Rende Mangontan (JRM).

 

Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Toraja Mencari Keadilan itu datang menggunakan truk dan sepeda motor dan langsung memalang mobil truknya didepan pintu gerbang Mapolres Tana Toraja.

 

Dengan sigap, puluhan aparat kepolisian di Mapolres Tana Toraja sudah melakukan antisipasi penjagaan didepan pintu gerbang Mapolres Tana Toraja atas kedatangan massa Kadis PU Papua, Djuli Mambaya.

 

"Pengunjuk rasa dalam orasinya meminta kepada aparat kepolisian memberikan kejelasan hukum atas kasus penganiayaan yang dilakukan John Rende Mangontan (JRM) kepada Djuli Membaya (DJM) yang terjadi diKegiatan Praya PPGT ke-X di Malakiri Kecamatan Balusu, Toraja Utara, 25 September 2017 lalu.

 

Aksi Massa meminta kepada aparat kepolisian agar pelaku penganiayaan John Rende Mangontan(JRM) segera ditahan.

 

Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Toraja Mencari Keadilan dalam pernyataan sikapnya yang ditandatangani oleh Kordinator Lapangan, Luther meminta Jhon Rende Mangontan bertanggung jawab atas kejadian penganiayaan yang di lakukannya.

 

"Usai melakukan orasinya didepan pintu gerbang Mapolres Tana Toraja, sepuluh perwakilan pengunjuk rasa di persilakan untuk menemui Kapolres Tana Toraja, AKBP. Yohanes Richard Andrians.

 

Belum diketahui pasti apa hasil pertemuan tersebut  diruang Mapolres Tana Toraja.

 

Para Wartawan yang meliput di Mapolres Tana Toraja masih menunggu hasil yang di sampaikan massa kepada Kapolres Tana Toraja, AKBP. Yohanes Richard Andrians.

 

(Henokh)


Kamis, 05 Oktober 2017 | 15:30 WITA


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+