Sebanyak 215 Kepala Daerah Terjerat Kasus Korupsi

Kamis, 11 Januari 2018 | 19:25 WITA

Sebanyak 215 Kepala Daerah Terjerat Kasus Korupsi

Peneliti ICW Donal Fariz

MCWNews.com - JAKARTA | Indonesian Corruption Watch (ICW) telah membukukan sebanyak 215 kepala daerah terjerat kasus korupsi dalam kurun waktu tujuh tahun (2010-2017).

Peneliti ICW Donal Fariz menyebutkan angka tersebut menunjukkan di tengah suburnya demokrasi, Indonesia masih diselimuti persoalan korupsi.

“Banyaknya kasus korupsi tersebut terjadi dengan berbagai modus, seperti permainan anggaran proyek, suap pengesahan anggaran, korupsi pengadaan barang dan jasa, suap perizinan, hingga suap penanganan perkara,” ungkap Donal Fariz, Jakarta (11/1).

Berdasarkan hasil studi ICW, persoalan tersebut tidak lepas dari mahalnya ongkos pemilu, salah satu ongkos termahal dalam pemilu adalah mahar politik antara calon kepala daerah dengan partai politik (parpol).

“Kalau ditanya soal jual beli pencalonan, parpol selalu menjawab tidak. Tapi ada calon kepala daerah mengaku diminta Rp20 miliar oleh parpol,” beber Donal.

Donal menjelaskan kasus ini jarang terungkap karena calon kepala daerah tidak mau melapor mengenai praktik jual beli ini. Alasannya, akan merusak lobi pencalonan. Ini masalah krusial dalam demokrasi di Indonesia.

“ICW memprediksi kasus korupsi yang membelit kepala daerah akan terulang pada tahun 2018. Apalagi, pilkada serentak yang digelar di 171 daerah,” imbuhnya.

Meskipun parpol telah mendapatkan dana APBN, pada kenyataannya kampanye tetap membutuhkan biaya tinggi seperti terlihat dalam Pilkada DKI 2017 lalu.

“Pasangan Anies-Sandi menghabiskan dana Rp85,4 miliar, sedangkan dana kampanye pasangan Ahok-Djarot menelan Rp 82,4 miliar,” ungkapnya.

(timmcwnews)


Kamis, 11 Januari 2018 19:25


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+