Menkopolhukam Dipastikan Hadir Di Rakernas Ke- 1 IMO - Indonesia Di bali

Selasa, 13 Februari 2018 | 12:33 WITA

Menkopolhukam Dipastikan Hadir Di Rakernas Ke- 1 IMO - Indonesia Di bali

Menkopolhukam, Wiranto

MCWNews.com - DENPASAR | Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Media Online IMO-Indonesia akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Jendral (Pur) H Wiranto, yang diadakan 13-15 Februari 2019 di Hotel Puri Sharon, Badung Bali.

Ketua Umum IMO - Indonesia, Yakub Ismail menyebutkan mantan Panglima TNI itu hadir di hari kedua Rakernas yaitu 14 Febuari.

"Beliau sekaligus juga menutup Rakernas," jelas Yakub.

Yakub mengaku, kepastian kehadiran pendiri Partai Hanura itu lewat staf khususnya. Jadi sudah oke, jelas Yakub.

Yakub berharap keberadaan Wiranto dapat memberikan motivasi dan pencerahan bagi anggota IMO-Indonesia yang mencapai 300 lebih, tersebar di seluruh Indonesia.

Khususnya soal dinamika pers di Tanah Air, pemberitaan yang berimbang sehingga pencapaian  pembangunan tepat sasaran, tuturnya soal pembekalan  Jenderal TNI (Purn) Wiranto.

Yakub menguraikan keberadaan IMO-Indonesia sebagai organisasi badan usaha yang ingin tetap menjaga kebhinekaan, tetap menjaga dan menjunjung kaidah jurnalistik: berimbang, tidak tendesius 

"Pokoknya bukan hoax," tandasnya.

Selain itu, IMO-Indonesia yang dideklarasikan 27 Oktober 2017 lalu, juga ingin menjadi mitra strategis pemerintah, dengan tetap mengedepankan fungsi pers.

IMO-Indonesia tetap kritis dan konstruktif sesuai Pers Pancasila, tambah Yakub, insan pers yang juga menekuni beberapa usaha.

Sebagai wadah dan pemersatu kebhinekaan, IMO-Indonesia akan  membantu  anggotanya meraih legalitas sesuai standar Dewan Pers, memberikan pelatihan mengelola perusahaan pers dan pemberitaan.

Paling penting, kata Yakub, memperjuangkan regulasi pers, khususnya media online.

Dengan begitu, setiap anggota IMO-Indonesia mampu menjalankan usahanya secara profesional sesuai ketentuan, tuturnya.

Yacob yakin Rakernas di Bali ini akan melahirkan program kerja yang dapat diimplementasikan oleh seluruh anggota IMO-Indonesia dengan bingkai kebhinekaan sebagai jati diri bangsa.

Selamat bekerja dan melahirkan inovasi sehingga IMO-Indonesia bisa menjadi panutan dan penyebar informasi yang dipercaya masyarakat, pinta Yakub.

(timmcwnews)


Selasa, 13 Februari 2018 | 12:33 WITA


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+