Sebulan Lima Calon Kepala Daerah Terjerat Rasuah

Sabtu, 03 Maret 2018 | 13:10 WITA

Sebulan Lima Calon Kepala Daerah Terjerat Rasuah

MCWNews.com - JAKARTA | Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah yang digelar di 17 Provinsi, 39 Kota dan 115 Kabupaten pada 27 Juni 2018 mendatang justru mengisyaratkan betapa bobroknya sistem demokrasi di negara ini karena ulah para calon kepala daerah yang telah tertangkap tangan melakukan praktek korupsi.

Menjelang Pilkada Serentak 2018 memang banyak tantangan yang harus dihadapi para calon kepala daerah. Biaya kampanye yang cukup mahal, tak menutup kemungkinan para calon kepala daerah tergoda untuk melakukan money politics (politik uang) dengan cara korupsi.

Komisi Pemberantas Korupsi dalam sebulan berhasil menangkap lima calon kepala daerah yang diduga kuat melakukan suap-menyuap.

Berikut lima calon kepala daerah yang berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK :

1. Nyono Suharli, Bupati Jombang, Jawa Timur

KPK menangkap dan menetapkan tersangka Bupati Jombang Nyono Suharli yang juga maju pada pilkada Jombang 2018 dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (3/2/2018). Nyono yang berpasangan dengan Subaidi Muhtar diusung beberapa partai yaitu Partai Golkar, PKS, PKB, PAN, serta Partai Nasdem, dengan total kursi hingga 27 kursi di parlemen.

2. Marianus Sae, Bupati Ngada, NTT

KPK menangkap Marianus Sae pada Minggu (11/2/2018). Ia diduga menerima suap senilai Rp 4,1 miliar dari Direktur PT Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu. Suap itu diduga terkait sejumlah proyek di Kabupaten Ngada.

Marianus Sae maju sebagai Cagub NTT 2018 berpasangan dengan Emilia Julia Nomleni, keduanya diusung oleh PDIP dan PKB.

3. Imas Aryumningsih, Bupati Subang, Jawa Barat

Imas Aryumningsih sebelumnya menjabat wakil bupati periode 2013-2018 mendampingi Ojang Suhandi, ia dilantik sebagai Bupati Subang pada (8/6/2017) menggantikan Ojang karena terjerat kasus korupsi. 

Karena tak belajar dari pendahulunya, Imas terjaring OTT KPK pada Rabu (14/2/2018) atas suap terkait izin prinsip untuk membuat pabrik atau tempat usaha di Subang.

Pada Pilbup 2018 Imas berpasangan dengan Kolonel TNI (purn) Sutarno yang diusung oleh koalisi Partai Golkar (7 kursi DPRD) dan PKB (5 kursi DPRD).

4. Mustafa, Bupati Lampung Tengah, Lampung

Berbeda dengan pejabat lainnya, Mustafa ditetapkan tersangka bukan karena hasil OTT KPK, tapi atas dugaan ‎suap pemulusan persetujuan pinjaman daerah APBD Lampung tahun anggaran 2018. Ia ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (15/2/2018).

Sebelumnya, KPK telah lebih dahulu menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah JNS, anggota DPRD Lampung Tengah RS dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah TR. Ketiganya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu 14 Februari 2018.

Mustafa berencana maju menjadi calon gubernur (cagub) Lampung dalam Pilkada 2018 yang diusung Partai Nasdem, PKS, dan Hanura.

5. Asrun, Mantan Walikota Kendari, Sulawesi Tenggara 

Asrun ditangkap oleh Tim KPK bersama anaknya Adriatma Dwi Putra yang merupakan Walikota Kendari pada 28 Februari 2018.

Kemudian ia ditetapkan tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Kendari Tahun 2017 – 2018. Asrun diduga menerima suap senilai Rp 2,8 miliar dari pihak swasta melalui sang anak, Adriatma. 

Asrun adalah calon gubernur Sulawesi Tenggara periode 2018-2023 berpasangan dengan Hugua yang diusung PDIP, PAN, PKS, Hanura, dan Gerindra.

Tanggapan Komisi Pemilihan Umum

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengatakan sudah ada lima calon kepala daerah yang menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski begitu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengatakan Lima calon kepala daerah tersebut tetap memiliki hak untuk berkampanye.

"Sebab, status sebagai tersangka itu tidak mempengaruhi posisi dia sebagai calon kepala daerah dan itu berlaku bagi siapapun kandidatnya. Proses pencalonan dan administrasi tetap jalan terus," ujar Wahyu di Jakarta, Jumat (2/3).

(timmcwnews)

 

 

 

 


Sabtu, 03 Maret 2018 13:10


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+