Geger Tes Perangkat Desa di Demak, LSM MAKI somasi UI

Jumat, 09 Maret 2018 | 16:32 WITA

Geger Tes Perangkat Desa di Demak, LSM MAKI somasi UI

Penyelenggaraan Tes Perangkat Desa di Demak

MCWNews.com - DEMAK | Banyaknya pengaduan masyarakat korban ketidakadilan atas ulah oknum pejabat pembuat komitmen serta mitranya yang mengatasnamakan dari Universitas Indonesia dalam Pelaksanaan Tes Penerimaan Perangkat Desa di Kabupaten Demak Jawa Tengah.

ketua LSM MAKI, H. Boyamin Bin Saiman mengambil tindakan untuk mensomasi perguruan ternama di negeri ini.

Melalui surat somasinya, Boyamin berharap akan ada pembatalan semua produk terkait kegiatan proses pengisian perangkat desa di Kabupaten Demak, yang melibatkan pusat kajian llmu kesejahteraan sosial FISlP UI.

"Bahwa yang kami terima terkait dengan permasalahan tersebut pihak Universitas lndonesia secara resmi menolak adanya MOU dengan Surat nomor 295/UN.2R/HKP.05/2018.

 Perihal, tanggapan informasi terkait kerjasama," tutur Boyamin.

Boyamin menambahkan, sehubungan dengan itu, kami sampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak diketahui oleh pimpinan Universitas lndonesia dan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Ul, seperti yang tercantum dalam peraturan Rektor Universitas lndonesia Nomor 020 tahun 2016 tentang pedoman dan petunjuk Teknis pengelolaan kerjasama, dan SK Rektor Ul No.0037/SK/R/Ul/2018 tentang Prosedur Operasional Baku Layanan Pengajuan Pemrosesan Kerjasama di Universitas lndonesia. 

Bahwa dengan demikian, lanjut Boyamin, Kegiatan yang di lakukan atas nama "Pusat Kajian llmu Kesejahteraan Sosial FISlP UI" adalah kegiatan yang tidak *Berdasar Hukum dan llegal, dan segala produk yang di hasilkan dari kegiatan seleksi maupun Hasil seleksi nya haruslah dinyatakan Tidak Sah

"Berdasarkan hal hal tersebut kami meminta kepada Bupati Demak, HM. Natsir SAg, MM, MPd, untuk membatalkan proses seleksi yang di selenggarakan oleh panitia Pengangkatan Perangkat Desa dengan kerjasama pihak yang mengatasnamakan Pusat Kajian llmu Kesejahteraan Sosial  FISlP Ul, yang di ketahui adalah lembaga llegal," pungkasnya.

Selanjutnya ketika hal ini dikonfirmasikan MCWNews, Jumat (9/3/18) kepada Pihak Pemerintah Kabupaten Demak, hingga ditulisnya berita ini belum juga meresponnya.

Lendra


Jumat, 09 Maret 2018 | 16:32 WITA


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+