Sejumlah Mobdis Pemda Malteng 5 Tahun Belum Membayar Pajak

Selasa, 13 Maret 2018 | 20:45 WITA

Sejumlah Mobdis Pemda Malteng 5 Tahun Belum Membayar Pajak

Ilustrasi Mobil Dinas

MCWNews.com - MASOHI | Sebagai unsur penyelenggara Pemerintah baik Pusat maupun Daerah, sudah seharusnya penyelenggara tersebut memberikan contoh atau teladan bagi masyarakatnya, termasuk dalam hal kewajiban membayar pajak kendaraan. Sangat disayangkan, betapa tidak, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dikabarkan saat ini tengah menunggak pajak kendaraan  selama 5 (lima) tahun. 

Padahal, baru tahun kemarin, pengelolaan keuangan daerah telah menerima opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Namun hal ini berbanding balik dengan kenyataan yang ada, pemerintah daerah bahkan dikabarkan masih memiliki hutang pajak hingga mencapai ratusan juta Rupiah.

Ironisnya lagi, disaat gembar-gembornya pemerintah, dari pusat hingga daerah terus menghimbau masyarakat untuk senantiasa menunaikan kewajibannya membayar pajak, Ia sebagai penyelenggara malah lari dari regulasi yang disepakatinya sendiri.

Hal ini mengindikasikan unsur penyelenggara Pemda sendiri lalai dalam menjalankan kewajiban tersebut. Demikian yang terjadi pada sejumlah kendaraan dinas (Plat Merah) pada Pemerintah Kabupaten Malteng.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Masohi, A. Latuconsina, S.H Senin, (12/3) kemarin kepada MCWNews, di kantornya mengatakan, ada sejumlah Mobil Dinas (Mobdis) milik Pemda Malteng yang sudah melewati ketentuan dalam melaksankan tanggungjawab membayar Pajak Kenderaan.

Tak disebutkan berapa jumlah Mobdis yang masih tertunggak pajaknya itu, namun Latuconsina mengaku jumlah rupiah yang harus dibayarkan lumayan banyak. Tak disebutkan jumlah pasti, namun ia mengatakan besarannya mencapai ratusan juta rupiah.

"Setidaknya saat ini terdapat sejumlah mobil dinas (Plat Merah) Pemda Malteng sudah melewati ketentuan perpajakan kendaraan roda empat, alias berstatus mati pajak", bebernya.

Apakah masalah tersebut sudah dikonfirmasikan dengan pihak Pemda, Kata Latuconsina, pihaknya sudah menyampaikannya kepada Pemda. Namun belum ada jawaban pasti yang diterimanya. 

Bahkan dari Dinas Pendapatan Provinsi Maluku sudah pernah berkoordinasi dengan Plt. Setda Malteng, DR. Rakib Sahubawa, S.Pi, M.Si untuk diminta klrarifikasi terkait tunggakan pembayaran pajak beberapa mobil dinas yang masih tertunghak hingga kini.

"Kita minta kerjasamanya pada pihak Setda,” imbuhnya.

Guna memperoleh informasi lebih lanjut, serta jawaban pasti dari pemerintah daerah, Wartawan media ini sudah berusaha menemui pihak Pemda untuk menggali informasi pasti pihak pemda, dalam hal ini Plt. Sekretaris Daerah (Sekda), namun hingga kini Sekda belum berhasil ditemiu dikarenakan dia (Setda)  masih dalam tugas luar daerah.

Jossye


Selasa, 13 Maret 2018 | 20:45 WITA


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+