Kasus Lahan Pelabuhan Kendal Dilaporkan ke Polda Jateng

Jumat, 06 April 2018 | 19:53 WITA

Kasus Lahan Pelabuhan Kendal Dilaporkan ke Polda Jateng

Lokasi lahan pelabuhan

MCWNews.com - KENDAL | Kasus pembebasan lahan Pelabuhan Kabupaten Kendal yang terletak di Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu dilaporkan ke Polda Jawa Tengah oleh salah seorang Warga berinisial SBRN yang hingga kini belum mendapat ganti rugi dari Pemerintah Kabupaten Kendal.

“Ya,” kemarin sudah diperiksa di Polda sampai malam, karena kasus ini khan sudah lama. Dan sudah saya minta diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi ditanggapinya kasus kecil, ya saya laporkan aja," ujarnya kepada MCWNews.com, Kamis (6/4/2018).

SBRN menyampaikan dalam pemeriksaannya di Polda Jateng, bahwa pihaknya merasa dirugikan secara materil selama bertahun-tahun belum mendapat ganti rugi.

“Sekarang ganti ruginya mencapai Rp 10 Miliaran, ini melibatkan Tim 9 Pemda Kendal," imbuhnya. 

Sementara itu Pengacara SBRN, Joko membenarkan kliennya telah melaporkan kasus tanah Pelabuhan ke Polda Jateng, karena selama ini memang tidak itikad baik dari mereka.

“Kami datang ke Kantor PU Kendal, dan ditemui Pak Giono tapi tergesa-gesa mau rapat. Jadi upaya kekeluargaan sudah ditempuh, sebelum lapor ke Polda Mas," ujarnya. 

Bahkan Joko pun menegaskan kasus yang ditanganinya ini bukan perkara kecil, tapi termasuk kasus Tipikor disamping juga ada dugaan pemalsuan Dokumen.

“Sebelumnya yang dipersoalkan kliennya berupa tanahnya yang 3 hektar telah digugat secara perdata sampai kasasi, sedangkan ada pidananya berupa pemalsuan dokumen yang ditangani polda. Selain itu ada juga tanah yang luasnya 6 hektar, itu yang Tipikornya Mas," tandasnya. 

Sebelumnya Mantan Pimpinan Proyek Pelabuhan Kendal, Ir. Sugiyono, MT yang kini menjabat Kepala DPUR Kendal saat dikonfirmasi MCW News.com atas keterlibatan dalam kasus pembebasan lahan Pelabuhan Kendal, hingga kini masih bungkan. Sebagaimana Informasi yang dapat dihimpun Media ini,  kasus ini terungkap setelah salah seorang ahli waris dari Pemilik Tanah berinisial SBRN yang terkena Proyek Pelabuhan Kendal Tahun 2003 lalu. Namun hingga kini tanahnya belum mendapat ganti rugi sepeserpun dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal.

Diduga ada oknum yang bermain dalam proses  pembebasan lahan tersebut, sehingga SBRN tidak mendapatkan ganti rugi. Kemudian setelah ditunggu lama, maka SBRN pun melaporkannya ke Polda Jateng.

“Saya ada data, oknum yang menerima uang ganti rugi dari Pemda Kendal, makanya ini harus diusut tuntas," pungkasnya. (timmcwnews)


Jumat, 06 April 2018 | 19:53 WITA


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+