Ditanya Kasus Tanah Pelabuhan, Kadis PUPR Kendal bungkam

Kamis, 12 April 2018 | 23:10 WITA

Ditanya Kasus Tanah Pelabuhan, Kadis PUPR Kendal bungkam

MCW News.com - KENDAL | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kendal, Sugiono Bungkam saat dikonfirmasi MCWNews Kamis (12/4/18) terkait Kasus pembebasan Tanah Pelabuhan Kabupaten Kendal yang terletak di Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu yang telah dilaporkan ke Polda Jawa Tengah oleh salah seorang Warga berinisial SBRN yang hingga kini mengaku belum mendapat ganti rugi dari Pemerintah Kabupaten Kendal.

Dan SBRN juga akan terus memperjuangkan haknya sampai selesai, "Pokoknya kasus ini akan saya buat gonjang ganjing," ujarnya Kamis,(12/4/18).

Kemudian SBRN juga menegaskan, jika pihaknya dalam memperjuangkan kasus ini akan terus sampai tuntas, "Minggu depan Pengacara saya akan turun ke lapangan dan satu persatu para terlapor sudah diperiksa Polda, jelasnya.

Sebagaimana diungkapkan sebelumnya bahwa dia kecewa atas kasus yang menimpanya yang penanganannya terlunta-lunta," Kami sudah menunggu bertahun - tahun, dan sudah menempuh dengan kekeluargaan.

Tapi tak membuahkan hasil, makanya hal ini di laporkan ke polda. SBRN juga telah menyampaikan dalam pemeriksaannya di Polda Jateng, bahwa pihaknya merasa dirugikan secara materil selama bertahun-tahun belum mendapat ganti rugi, "Sekarang ganti ruginya mencapai Rp 10 Miliaran, dan ini melibatkan Tim 9 Pemda Kendal," imbuhnya.

Sebagaimana Informasi yang dapat dihimpun Media ini,  kasus ini terbongkar setelah ada pengaduan  ke Polda  bernomor 01/SP/AA/III/2018  tanggal 1 Maret 2018. Diketahui laporan tersebut dilakukan salah seorang ahli waris dari Pemilik Tanah berinisial SBRN yang terkena Proyek Pelabuhan Kendal Tahun 2003 lalu.

Namun hingga kini tanahnya belum mendapat ganti rugi sepeserpun dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal. Dan diduga ada oknum yang bermain dalam proses  pembebasan lahan tersebut, sehingga SBRN tidak mendapatkan ganti rugi. 

"Saya ada data oknum yang menerima uang ganti rugi dari Pemda," pungkas SBRN

(timmcwnews)


Kamis, 12 April 2018 | 23:10 WITA


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+