Mafia BBM Dibekuk, Setelah 5 Tahun Buron

Minggu, 15 April 2018 | 08:14 WITA

Mafia BBM Dibekuk, Setelah 5 Tahun Buron

Ilustrasi

MCWNews.com - KENDARI | Sahrin seorang buronan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) terkait dugaan kasus penyelewengan bahan bakar jenis solar.

Sahrin adalah adik kandung Ali Mazi yang juga Direktur PT Daka Migas ditangkap oleh Satuan Reserse Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dibilangan Jakarta Pusat, Sabtu, (10/3/18) dini hari, pukul 03:00 Wib.

Usai ditangkap, ia langsung diterbangkan di Kendari dan tiba di Mapolda Sultra dihari yang sama pada pukul 11:00 Wita.

Kapolda Sultra, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto melalui Kanit I, Subdit III Tipikor, Kompol Tinduku, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, penangkapan Direktur PT Daka Migas, Sahrin itu berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa Tersangka Sahrin tinggal di sebuah rumah keluarganya di Jakarta Pusat.

 “Iya benar, Sahrin kita sudah tangkap. Kita tangkap di sebuah rumah milik keluarganya di bilangan Jakarta Pasat, Sabtu pagi pukul 03:00 WIB. Dan sekarang Sahrin sudah berada dalam tahanan Mapolda Sultra,” ujar Tinduku kepada Via Selulernya, Sabtu, (10/3).

Dikatakannya, Kasus yang melibatkan Sahrin tersebut, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terjadi penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi Jenis Solar yang mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 11,5 Miliar. “Kemudian kasus ini juga sudah P21 oleh Kejati Sultra,” cetusnya.

Tersangka Sahrin menyandang status Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2015.

(timmcwnews)


Minggu, 15 April 2018 08:14


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+