Ombudsman RI Meyakini Ada Dugaan Maladministrasi Dalam Kasus Tol Semarang - Batang

Jumat, 04 Mei 2018 | 18:24 WITA

Ombudsman RI Meyakini Ada Dugaan Maladministrasi Dalam Kasus Tol Semarang - Batang

Kepala ORI, Alamsyah Saragih beserta para korban Tol di Gedung Ombudsman RI Jakarta.

MCWNews.com - KENDAL | Kepala Ombudsman RI, Alamsyah Saragih memastikan ada Maladministrasi dalam proses pembebasan lahan Proyek Jalan Tol Semarang-Kendal. Oleh karena itu pihaknya akan segera turun ke Lokasi untuk menyelesaikan permasalahan ini.

"Saya yakin ada Maladministrasi dalam kasus ini, terutama yang dilakukan pihak BPN," ujarnya di Gedung Ombudsman RI di Jakarta, Jumat (4/5/18).

Namun Alamsyah juga memberikan solusinya agar para korban terdampak Jalan Tol tersebut ditempatkan dishelter sambil menunggu permasalahan ini selesai.

Mereka harus ditempatkan dishelter yang layak, ini kami sampaikan sesuai hasil koordinasi dengan Satker," imbuhnya. Sedangkan salah seorang pendamping dari Pihak Korban Tol, Nur Rokhim mengungkapkan kegembiraannnya atas peran serta Dewan Kendal serta Ombudsman yang sudah turut memperjuangkannya.

"Sebelumnya saya sempat ragu pihak Dewan dan ombudsman yang terkesan tidak memperjuangkannya. Namun ternyata justru terus bergerak berjuang untuk kami," ungkapnya.

Dan Rokhim pun berencana saat sampai kendal akan mengajak para korban Tol yang masih menginap di Gedung Dewan Kendal untuk diajak pulang.

"Selepas dari sini, mereka akan saya ajak pulang," imbuhnya. Selanjutnya Rombongan Anggota DPRD Kendal yang telah 2 (dua) hari ini mendampingi rakyatnya terdampak Tol, nampaknya akan tetap bertahan di Ibukota Jakarta untuk melanjutkan kegiatan Bimbingan Tehnis (Bimtek) yang dipusatkan di Hotel Paragon Jakarta.

"Insya Allah rombongan dewan akan tetap disini, mungkin tanggal 6 kami pulang," ujar seorang sumber kepada Media ini.

(timmcwnews)


Jumat, 04 Mei 2018 18:24


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+