Berantas Mafia Tanah, Polda dan BPN Jateng Laksanakan MoU

Sabtu, 05 Mei 2018 | 11:30 WITA

Berantas Mafia Tanah, Polda dan BPN Jateng Laksanakan MoU

Penandatanganan MOU antara Polda dan Kanwil ATR/ BPN Jateng

MCWNews.com - SEMARANG | Kapolda Jawa Tengah, Drs Irjen Pol. Tjondro Kirono dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) ATR/ BPN Jawa Tengah, Drs. Heri Santoso baru-baru ini melakukan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak untuk memberantas Mafia Tanah di Jawa Tengah.

"Persoalan tanah saat ini semakin krusial, karena para mafia tanah cukup lihai dan mengerti jalur-jalur hukum," Ungkap Kapolda Jateng. Dan Tjondro juga menegaskan, jika MoU ini dilaksanakan sebagai tindaklanjut dari Kerjasama Kapolri dengan Menteri ATR/ BPN pada 17 Maret 2017 lalu.

"Kerjasama ini berupa tukar data, penanganan kasus pertanahan, pencegahan pungli serta sertifikasi aset tanah milik Polri," tandasnya. 

Sementara itu Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jawa Tengah, HR Mastur, SH, MSi mengapresiasi langkah Polda Jateng yang bekerjasama dengan Pihak BPN Jateng guna memberantas Mafia Tanah. Itu baik, karena memang keberadaan Mafia Tanah selama ini sudah menahun." tutur Mastur, saat ditemui MCW News, Sabtu (5/5/18).

Dan Mastur juga berharap dengan adanya kerjasama ini, nantinya bisa semakin memudahkan Rakyat dalam memperoleh sertifikat tanah.

"Kami menunggu gerakan Pihak Kepolisian dalam memberantas Mafia Tanah yang diduga saat ini masih berkeliaran," jelasnya.

Dalam Pantauan Media ini, memang kasus pertanahan di Jawa Tengah hingga kini  disinyalir masih belum terselelesaikan dengan baik dimulai dari sering adanya sengketa sertifikat ganda, salah ukur serta dugaan adanya pungli terselubung dalam proses pengurusan tanah.

Dan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Oknum Pejabat BPN Kota Semarang beberapa waktu lalu merupakan bukti aktual masih adanya. Mafia Pertanahan dalam proses pengurusan tanah.

(RD)


Sabtu, 05 Mei 2018 11:30


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+