Diduga Menipu Rp 30 Juta, Pegawai Imigrasi Sorong Di Polisikan

Selasa, 05 Juni 2018 | 19:18 WITA

Diduga Menipu Rp 30 Juta, Pegawai Imigrasi Sorong Di Polisikan

MCWNews.com- SORONG | Perbuatan yang di lakukan oleh "oknum" pegawai Imigrasi kelas II Sorong sangat tidak terpuji, ia diduga mengelabuhi 3 orang korbannya untuk menjadi pegawai honorer di kantor Imigrasi kelas II Sorong, dengan imbalan Rp 30 juta, hal ini terungkap setelah 3 korban tersebut melaporkan oknum pegawai imigrasi ke Polres Sorong Kota. 

Aditya Nursanto selaku Kasi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kelas II Sorong membenarkan tindak Kriminal Penipuan dan Penggelapan yang dilakukan oleh pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Sorong yang bernama Ferlando Januarqo.

Aditya mengatakan bahwa beberapa waktu yang lalu, pihaknya dan Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Papua Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Dari pemeriksaan tersebut, pelaku mengakui perbuatannya yang telah melakukan Penipuan dengan Modus Penerimaaan Pegawai Honorer di Kantor Imigrasi Kelas II Sorong.

Lanjut Aditya kepada korban-korbannya, pelaku meminta uang sejumlah Rp 30 Juta sebagai pemulus menjadi pegawai honorer, padahal untuk penerimaan pegawai bukanlah bidang dari pelaku, "jelasnya

"Selama ini kalau penerimaan pegawai yang tentukan adalah Kantor Pusat, jadi kita tidak pernah mengurusi hal tersebut", jelas Aditya yang ditemui MCW News di ruang kerjanya, Senin, 4/6/2018.

Aditya juga mengakui bahwa sebelum dimutasikan ke Kota Sorong, Pelaku pernah melakukan pelanggaran serupa di Kantor Imigrasi Kelas I Ngurah Rai, dan setahu saya atas pelanggaran yang dia lakukan di Denpasar, yang bersangkutan dikenai hukuman disiplin dalam hal ini penurunan golongan," kata Aditya.

Ditambahkan Aditya, atas pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku, pihaknya sedang melakukan Koordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Papua Barat dan Dirjen Kemenkumham terkait Pengambilan Keputusan untuk memecat yang bersangkutan.

"Kita sedang lakukan koordinasi terkait pemecatan pelaku, meskipun saat ini yang bersangkutan sedang berupaya mengganti uang yang telah ia terima dari korban-korbannya," imbuh Aditya.

Sementara itu, Kapolres Sorong Kota, AKBP Mario Cristy Pancasakti Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Eddwar Panjaitan, mengatakan bahwa kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan pelaku sudah tahap dua ke Kejaksaan Negeri Sorong pada bulan lalu. 

Eddwar yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/6) menjelaskan bahwa pelaku dipidanakan oleh 3 korbannya karena telah melakukan penipuan dalam hal ini penerimaan pegawai, jadi 3 korbannya ini dijanjikan akan menjadi Pegawai di Kantor Imigrasi Kelas II Sorong asalkan memberikan uang sebesar Rp 30 Juta, namun setelah memberikan uang, para korban tidak juga menjadi pegawai seperti yang dijanjikan oleh pelaku, disitulah korban melaporkan pelaku," tegas Eddwar. 

(Caken)


Selasa, 05 Juni 2018 19:18


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+