Penjabat Gubernur Papua, Berhentikan Sementara Kadis PUPR

Selasa, 12 Juni 2018 | 09:52 WITA

Penjabat Gubernur Papua, Berhentikan Sementara Kadis PUPR

Kadis PUPR Provinsi Papua, Djuli Mambaya, ST

MCWNews.com - JAYAPURA | Kasus dugaan Korupsi yang menerpa Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua Djuli Mambaya, ST, mendapat tanggapan serius dari Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo, yang mengeluarkan surat keputusan (SK) pemberhentian sementara kepada Djuli Mambaya yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi oleh Polda Papua.

Menurut Soedarmo, Surat Keputusan (SK) telah ditandatangani dan dikeluarkan minggu lalu, dan usai lebaran, proses pergantian Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua akan dilakukan.

“Saat ini masih libur, jadi tidak bisa langsung diganti posisi Kadis PUPR, biarkan yang bersangkutan menjalankan pemeriksaan, jika dalam prosesnya yang bersangkutan dinyatakan tak bersalah, bisa dikembalikan lagi pada jabatan sebelumnya,” ujar Soedarmo, Senin (11/6/18).

Sebelumnya, Polda Papua menetapkan Djuli Mambaya terkait dugaan korupsi pembangunan Terminal Nabire 2016 yang merugikan negara Rp1,7 miliar. Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 2016, terdapat kekurangan volume pekerjaan pada divisi struktur dengan jenis pekerjaan beton K-350

Sejak 18 Januari 2018, polisi telah memeriksa Djuli Mambaya atas laporan dari masyarakat, akhirnya pertengahan Mei 2018, Djuli Mambaya ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya yakni YYY selaku PPTK, JAS sebagai penyedia jasa/kontraktor dan SRU selaku konsultan pengawas.

Saat dikonfirmasi MCW News kepada Djuli Mambaya, ST dan juga kepada Sekda Papua, Selasa, (12/6/18) via seluler, namun hingga berita ini ditayangkan keduanya belum memberikan tanggapan terkait pemberhentian sementara jabatan Kadis PUPR Provinsi Papua.

(timmcwnews)


Selasa, 12 Juni 2018 09:52


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+