Jimmy Sah Menikah, Isu Miring Berhembus Tidak Menggoyahkan Karir Politiknya

Selasa, 12 Juni 2018 | 15:03 WITA

Jimmy Sah Menikah, Isu Miring Berhembus Tidak Menggoyahkan Karir Politiknya

Jimmy Demianus Ijie bersama Inoce Ofia Kareth di Gereja

MCWNews.com - SORONG | Isu miring yang dihembuskan "oknum" yang tidak bertanggungjawab atas pernikahan anggota DPR RI asal Papua Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Jimmy Demianus Ijie dengan Inoce Ofia Kareth di Gereja sekitar daerah Kuda Laut, Kota Sorong, Sabtu 9 Juni 2018, tidak akan menggoyahkan karir politiknya.

Isu miring yang berhembus, Jimmy Demianus Ijie belum bisa menikah lagi, karena belum resmi bercerai dengan istri pertamanya.

Pernyataan tersebut ditanggapi dengan santai oleh Jimmy melalui juru bicaranya Josep Titirlolobi, SH yang juga selaku staf ahli dari anggota DPR RI ini, Selasa (12/6/18).

Dikatakan Josep, siapa yang mengatakan Jimmy tidak boleh atau belum bisa menikah dengan wanita lain ? Pernyataan itu hanyalah pernyataan yang dibuat oleh "oknum" yang tidak ingin melihat anggota DPR RI ini bahagia dengan keluarga barunya.

“Dokumen perceraian dari Jinmy ada pada kami, mulai dari dokumen gugatan cerai yang dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Klas IA Jayapura, sampai putusan kasasi dari istri JDI yang pertama ditolak. Lalu bagaimana bisa oknum-oknum tersebut menyebarkan isu miring dengan mengatakan, bahwa J.D.I tidak boleh menikah lagi karena belum bercerai ?" ujar Josep.

Kalau belum boleh menikah, dan J.D.I memaksa untuk menikah tanpa ada ada bukti yang sah dari pengadilan, maka gereja yang menikahkanpun salah, karena menikahkan orang yang belum sah bercerai.

Namun sampai gereja berani untuk menikahkan seseorang, apalagi yang dinikahkan adalah seorang anggota DPR RI, maka gereja sudah pasti melakukan chek and richek terlebih dahulu, barulah mereka malakukan peneguhan nikah," ungkap Josep.

Terkait dengan siapa yang menghembuskan isu tersebut, dengan tegas Josep mengatakan sudah ada dugaan bagi kami siapa yang melakukan ini, dan sudah pasti bukan orang lain, tetapi yang melakukan ini adalah dari lawan politik J.D.I, dan kami juga menduga ini adalah permainan dari lawan politik Jimmy.

Lebih lanjut Josep mengatakan sekarang ini sudah memasuki tahun politik, jadi setiap cara akan dipakai untuk menjatuhkan lawan politik lainnya dengan berbagai cara, termasuk menjatuhkan seseorang melalui latar belakang pribadinya, yang pernah menjadi pemberitaan di media massa.

“Marilah bertarung secara bermartabat dengan tidak saling menjatuhkan dengan menggunakan kampanye hitam, tetapi bertarunglah secara wajar dan bermartabat, karena kita semua adalah anak asli Papua, yang dipercayakan rakyat Papua untuk menjadi perwakilan mereka di pusat, guna menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat,” ujar Josep.

Ditambahkan Josep, bila Jimmy belum sah bercerai tidak mungkin kepala daerah di Papua Barat dan para pejabat di Papua barat dan Papua menghadiri acara resepsi pernikahan Jimmy yang dilaksanakan di Kota Sorong, serta dihadiri ribuan masyarakat.

“Apabila kami menduga ada "oknum" yang menyebarkan isu-isu murahan tersebut, dan juga bilamana ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan berita hoax tentang Jimmy di medsos atau whatsapp yang merugikan Jimmi, maka kami tidak segan-segan untuk mengambil langkah hukum di kepolisian, karena apa yang dilakukan "oknum" tersebut telah mencemarkan nama baik pejabat negara,” tegas Josep. 

(timmcwnews)


Selasa, 12 Juni 2018 15:03


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+