Kios Rampung, Pedagang Pasar Wonopolo Mengeluh Ada Yang Tidak Kebagian

Selasa, 03 Juli 2018 | 07:17 WITA

Kios Rampung, Pedagang Pasar Wonopolo Mengeluh Ada Yang Tidak Kebagian

MCWNews.com - DEMAK | Pembangunan Pasar Wonoplo Kecamatan Dempet Kabupaten Demak yang dibangun dua tahap yang bersumber dari Anggaran APBN, untuk tahap pertama tahun 2016 senilai Rp 9,8 Miliar, tahap kedua tahun 2017 senilai Rp 5,8 Miliar, ditambah APBD Rp 1,7 Miliar diperuntukkan penataan pedagang kecil. 

Terkait realisasi pembagian kios pasar wonopolo justru setelah selesai banyak mengalami kendala, para pedagangpun banyak yang mengeluh karena tidak mendapatkan tempat padahal sudah mendaftar sebelum dibangun. 

"Saya sudah mendaftar sebelum pasar dibangun, bahkan saya sendiri warga asli Botosengon," ujar Aclis warga setempat yang rumahnya berdekatan dengan pasar saat diwawancarai MCW News dikediamannya, Sabtu (30/6/18).

Begitu juga dengan Jasmanto warga Wonopolo Kecamatan Dempet, Dia mengaku tidak dapat kios padahal juga sudah mendaftar. "Seharusnya warga Dempet yang didahulukan," ujar Jasmanto. 

Salah seorang pedagang yang sudah menempati kios juga mengeluhkan karena banyaknya pedagang yang masih jualan di luar kios, "Didepan Kios saya banyak pedagang yang berjualan, mengakibatkan akses jalan depan kios tertutup," ujar salah satu pemilik kios yang tidak mau 

Kepala Bidang Pasar Kholidin yang didampingi Sunoto dan Nur Ahya bagian pendapatan, saat dikonfirmasi MCW News, Senin (2/7/18), terkait keluhan pedagang yang mendapatkan lebih dari satu kios dan ada juga yang masih jualan di luar tersebut, pihaknya membantah  kalau pembagian tidak merata, "Kami sudah sesuai dengan prosedur terkait pembagian kios" ujarnya

Lebih lanjut Kholidin memaparkan, pembagian kios diberikan sesuai data yang sudah ada, saat awal pendataan sebelum pasar dibangun, pedagang saat pendataan ada yang punya kios lebih dari satu dan mereka sudah punya sertifikat, kami ya memberikan sesuai dengan yang mereka punya. Jadi tidak ada yang tidak sesuai dengan pembagian kios tersebut," papar Kholidin.

Terkait dengan pedagang  yang masih jualan di luar kios pihaknya akan segera menertibkannya. "Kami sudah memberikan surat peringatan dan juga sudah memberi pengertian pada pedagang agar mau menempati kiosnya, jika masih membandel dalam waktu yang sudah ditentukan, kami akan bekerja sama dengan satpol pp dan pihak kepolisian untuk menertibkan," pungkasnya.

(Lendra)


Selasa, 03 Juli 2018 | 07:17 WITA


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+