LBH Gerimis Pertanyakan Komitmen Gubernur Berantas Korupsi

Jumat, 20 Juli 2018 | 15:38 WITA

LBH Gerimis Pertanyakan Komitmen Gubernur Berantas Korupsi

Direktur LBH Gerimis, Yosep Titirlolobi, SH

MCWNews.com - SORONG | Gubernur Papua Barat dinilai kurang optimal berperan dalam menekan korupsi yang terjadi di wilayah provinsi Papua barat.

Hal ini disesalkan oleh direktur LBH Gerimis, Yosep Titirlolobi,SH mengatakan berdasarkan keterangan dari sejumlah masyarakat terhadap kasus-kasus korupsi yang ada di Papua Barat. Gubernur dinilai tidak peka dalam lakukan pemberantasan korupsi, salah satunya tersangka dugaan korupsi pengadaan kapal cargo di Sorong Selatan yang melibatkan mantan Bupati Otto Ihalauw. Yang kini menduduki jabatan strategis di pemerintahan provinsi Papua Barat.

“ini tidak sejalan dengan komitmen dan visi misi Gubernur Dominggus Mandacan dan Wagub Muhammad Lakotani dalam pemberantasan korupsi. Ini janji politik yang disampaikan saat berkampanye di Sorong Selatan,” ujar Yosep saat di sambangi di kantor LBH Gerimis, KM. 7 Gunung, Sorong, Jumat (20/7/18).

Yosep menegaskan, gubernur untuk mencopot oknum yang bersangkutan dan mengantikan posisi tersebut putra putri terbaik Papua untuk menduduki posisi tersebut.

“Masih banyak putra putri Papua yang berkompeten menduduki jabantan itu, saya harap gubernur segera bersikan virus-virus korupsi disana," harap Yosep.

Pihaknya akan menyurati Mendagri, KPK, dan Kapolri terkait kasus tersebut. Yang mandek tidak ada tindak lanjutnya. “ Dulu ditangani oleh Polres Sorsel, dilimpahkan ke Polda Papua, dilimpahkan lagi ke Polda Papua Barat hingga diambil alih oleh Mabes Polri sampai selatang tidak ada kejelasannya,” ungkap Yosep

Dia menilai dengan adanya pembiaran ini ditakuti oknum tersebut melakukan tindak pidana korupsi dan Mercedes komitmen gubernur dalam pemberantasan korupsi

“Bagaimana mau berantas korupsi kalau gubernur memelihara tersangka tindak pidana korupsi, ini ada apa?,” tegas Yosep (timmcwnews)


Jumat, 20 Juli 2018 15:38


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+