Papua Barat Terpilih Jadi Tuan Rumah Workshop Sistem Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan

Senin, 01 Oktober 2018 | 20:25 WITA

Papua Barat Terpilih Jadi Tuan Rumah Workshop Sistem Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman hayati Laut, Kementerian Kelautan dan Perikana Andi Rusandi

MCWNews.com - SORONG | Enam negara yang tergabung dalam Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF) terdiri dari Indonesia, Malaysia, Papua New Guini, Filipina, Kepulauan Solomon dan Timor Timur (CT6). Yang memiliki 5 (lima) bidang/kelompok kerja (Technical Working Groups/ TWG) dan salah satu bidangnya yaitu adalah kelompok kerja Konservasi Kawasan Perairan (The Marine Protected Area Working Grup / MPAWG) dimana sasarannya adalah untuk membuat dan menetapkan suatu kawasan konservasi perairan dan juga dapat terkelola secara efektif. 

MPAWG bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan secara lebih luas sesuai target yang akan dicapai hingga tahun 2020 melalui beberapa kali pertemuan TWG dan laporan perkembangan (Regional Exchanges /REX).

"Kita mendesain MPAWG agar disetiap negara itu lebih efektif, karena tentunya di setiap negara pasti saja berbeda, baik karateristik budayanya, sumber daya alamnnya," Direktur Konservasi dan Keanekaragaman hayati Laut, Kementerian Kelautan dan Perikana Andi Rusandi di Hotel Swiss Bell, Sorong, (1/10/2018).

Andi mengungkapkan alasan mengapa kegiatan tersebut diadakan di Papua Barat, karena Papua Barat dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan berdasarkan dari monitoring perkembangan pariwisata yang berkelanjutan dan juga mempunyai karakteristik wilayah dengan keanekaragaman hayati termasuk kekayaan terumbu karang dan jenis ikan yang sangat kaya dan mendukung pengelolaan kawasan konservasi perairan.

"Tujuan MPA REX adalah membahas isu-isu atau The Marine Protected Area Working Grup/MPAWG) di enam negara tersebut," ujar Andi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk workshop dan kunjung lapang selama 6(enam) hari dengan jumlah peserta lebih kurang lima puluh orang yang terdiri dari perwakilan dari Komite nasional CTI-CFF, perwakilan negara-negara CTI khusus MPAWG, perwakilan petugas penyelenggaran pariwisata yang berkelanjutan, NGO (Conservation International/CI), SKPD, dan pemerhati lingkungan.

(Deo)


Senin, 01 Oktober 2018 20:25


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+