Tokoh Masyarakat Sentani Himbau Pemilu 2019 Aman dan Damai

Rabu, 07 November 2018 | 07:03 WITA

Tokoh Masyarakat Sentani Himbau Pemilu 2019 Aman dan Damai

Tokoh masyarakat Sentani saat menggelar jumpa pers

MCWNews.com - SENTANI | Warga Kabupaten Jayapura mendukung penuh Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif 2019 di kabupaten Jayapura yang aman dan damai.

Dukungan ini disampaikan oleh perwakilan masyarakat diwilayah ini Selasa (6/11/2018) malam.
Korneles Yaresetouw, S.Th mewakili tokoh agama mengaku jika saat ini mulai bermunculan politik hitam yang saling menjelekkan antar kandidat. Hal demikian jika dibiarkan, kata dia maka akan berpengaruh pada tatanan kehidupan masyarakat dikabupaten Jayapura yang telah damai selama ini.

"Ini penting untuk kita sama-sama sadar, jangan terprovokasi. Karena isu politik atau kampanye hitam yang sengaja dilakukan untuk menjatuhkan lawan digunakan. Dan ini sangat berbahaya jika kemudian antar pendukung bentrok," kata dia.

Masyarakat harusnya sadar apa yang telah terjadi. Menurutnya berbeda pilihan atau dukungan boleh saja karena itu demokrasi. Namun kemudian mengorbankan persatuan dan kesatuan itu yang salah. 

"Maka kita disini untuk mengingatkan akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Utamanya di Kabupaten Jayapura. Jangan masyarakat dijadikan tumbal politik," tegasnya.

Senada dengan Kornelis, mama Papua asli Kabuapten Jayapura Naema Yaresetouw meminta dan mendukung penuh pihak TNI/Polri dalam menjaga Kamtibmas dikabupaten Jayapura. Terlebih kata dia di wilayah Dovonsoro Utara atau wilayah Depapre dan sekitarnya.

"Kita mau hidup rukun dan damai. Oleh wilayah kami di daerah Depapre harus tetap damai. Kami dukung aparat dalam menjaga Kamtibmas. Masyarakat juga harus jaga itu keamanan dan ketertiban, jangan hanya karena politik kita terpecah," kata dia.

Dirinya juga meminta warga masyarakat untuk tidak mempercayai semua jenis hasutan, adu domba, berita hoax yang belum tentu kebenarannya.

"Harus dicerna baik-baik semua informasi yang didengar. Jangan langsung percaya, tapi kita harus teliti, apakah informasi itu benar atau tidak. Dan kami menolak dengan tegas politik yang menggunakan cara-cara seperti ini," tegasnya.
(Ed)


Rabu, 07 November 2018 07:03


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+