Tahun Depan BPJN X Kupang Tingkatkan Standar Jalan Nasional

Jumat, 09 November 2018 | 17:32 WITA

Tahun Depan BPJN X Kupang Tingkatkan Standar Jalan Nasional

Salah satu ruas jalan antara Soe dan Niki-niki. Source : IDC

MCWNews.com - KUPANG | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah X Kupang terus melakukan pembangunan serta pemeliharaan jalan nasional di Bumi Flobamora ini. Hal ini disampaikan kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah X Kupang, Muktar Napitupulu.

Pihaknya mengatakan, jika saat ini tengah fokus menyelesaikan sejumlah pekerjaan fisik tahun 2018 yang hingga November ini sudah mencapai 70 hingga 78 persen. 

"Saat ini untuk progres pekerjaan fisik keseluruhan rata-rata sudah mencapai 70 sampai 78 persen, dan kami yakin hingga akhir Desember sudah selesai semua," kata Muktar Napitupulu saat ditemui di kantornya, Jum'at (9/11/2018).

Beberapa pekerjaan yang jadi prioritas, lanjut Muktar, yakni pembangunan jalan akses Bandara Komodo di Labuan Bajo dan pembangunan jalan Terang sampai ke pelabuhan Bari.

Ia mengungkapkan pada tahun ini, BPJN X Kupang mendapat alokasi anggaran Rp 1,4 Triliun yang terbagi dalam beberapa pekerjaan yakni pembangunan jalan, preservasi jalan dan perbaikan dan penggantian jembatan.

"Dari anggaran tersebut sudah 70 persen terserap, kami optimis bisa 95 persen saat tutup anggaran nanti," ujarnya.

Ada Ruas Belum Sesuai Standar Jalan Nasional

Dibawah kendali BPJN X Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur sedikitnya memiliki panjang 1.800 km jalan nasional namun masih ada beberapa jalan yang belum masuk standar jalan nasional.

"Ada beberapa ruas jalan yang belum beraspal, seperti di Larantuka itu, dulunya jalan provinsi kini diserahkan ke kami (BPJN X Kupang) karena sudah menjadi jalan nasional," kata Muktar.

Ia menjelaskan, Standar jalan nasional memiliki lebar kurang lebih 7 meter namun jalan yang diserahkan oleh pihak provinsi NTT ada jalan yang masih memiliki lebar 3,5 hingga 4 meter.

"Ini semua sudah kami data dan nanti tahun depan akan kami lakukan peningkatan, agar sesuai standar jalan nasional," imbuh mantan Kasubdit Metropolitan dan Kota Besar ini.

Beberapa usulan yang sedang dalam proses persetujuan di kementerian PUPR dan akan masuk dalam proyek strategis nasional 2019 diantaranya jalur sabuk emas atau jalan perbatasan Indonesia dengan Timor Leste dan penyelesaian akses jalan ke kawasan wisata Nihiwatu serta beberapa ruas jalan nasional di Bumi Flobamora ini. (*)


Jumat, 09 November 2018 17:32


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+