KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Jepara, Marzuqi Akui Dua Kali Mangkir Pemeriksaan

Selasa, 04 Desember 2018 | 19:16 WITA

KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Jepara, Marzuqi Akui Dua Kali Mangkir Pemeriksaan

Tim KPK saat mendatangi rumah dinas Bupati Jepara

MCWNews.com - JEPARA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Jawa Tengah, Selasa (4/12/2018). Penggeledahan berlangsung sekitar dua jam dengan dikawal anggota polisi bersenjata lengkap.

Marzuqi mengakui tim KPK membawa sejumlah berkas laporan dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan salinan surat keputusan pengangkatan bupati. Selain itu, Marzuqi juga dimintai keterangan.

“Hanya kertas-kertas laporan dan salinan. Tadi (yang digeledah) ruang kerja dan kamar,” ujar Marzuqi ditemui di rumah dinas.

Menurut Marzuqi, kedatangan petugas KPK berkaitan dengan perkara praperadilan kasus penyelewengan dana bantuan politik (banpol) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tahun 2011 hingga 2013 sebesar Rp 79 juta. Pada kasus tersebut, Marzuqi sebagai ketua DPC PPP Jepara dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Pada praperadilan perkara tersebut Marzuqi menang.

“Saya diduga menyuap, ada main dengan hakim. Padahal, saya bertemu dengan hakimnya saja tidak pernah, kenal saja tidak,” kata Marzuqi.

Dia mengakui sejak dilaporkan oleh KPK, Marzuqi sudah dua kali dipanggil KPK. Namun, dia tidak pernah hadir.

“Saya dua kali dipanggil oleh KPK, namun pada saat itu berhalangan hadir. Pertama karena saya sakit. Kedua karena ada kepentingan dan sudah saya percayakan kepada orang,” kata Marzuqi.

Selain dimintai keterangan, Marzuqi menambahkan petugas KPK juga meminta Marzuqi untuk kooperatif. (*)


Selasa, 04 Desember 2018 19:16


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+