Pemuda Papua Kecam Aksi Pembantaian Di Nduga

Rabu, 05 Desember 2018 | 15:26 WITA

Pemuda Papua Kecam Aksi Pembantaian Di Nduga

Ilustrasi

MCWNews.com - JAYAPURA | Ketua DPD Gerakan Cinta (Gercin) NKRI Alberth Ali Kabiay mengecam aksi pembantaian puluhan pekerja jembatan di Kabupaten Nduga. ia menyebut aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tersebut adalah bentuk pelanggaran HAM berat. 

“Apa yang dilakukan ini sudah sangat tidak manusiawi, menghilangkan nyawa warga sipil, maka ini adalah pelangaran HAM berat. Pelakunya harus dihukum setimpal,” kata Alberth, Rabu (5/12/2018).

Terlebih, korban pembunuhan KKB ini adalah para pekerja jembatan di jalan trans Papua, yang tujuanya untuk memberikan akses pembangunana bagi warga disana.

“Kami mengutuk tindakan mereka (KKB),kami pemuda Papua meminta pihak TNI Polri menangkap mereka, dan jangan ada pihak-pihak lain yang coba melindungi kelompok pemberontak ini,”tegasnya.

Pihaknya juga meminta pemerintah Kabupaten Nduga, untuk tidak takut dengan kelompok ini, dan harus memiliki sikap, demi pembangunan di Papua yang lebih baik.

“Jangan tunduk sama mereka (KKB), mereka jelas-jelas membahayakan, maka pemerintah harus punya sikap, tolak keberadaan mereka di Nduga,”tegasnya lagi.

Dirinya juga meminta TNI dan Polri membangun markas Komando diwilayah itu. Tujuananya memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan juga turut mengawal program pemerintah.

“Saya rasa acukup perlu dibangun markas Komando diwilayah itu, bai, TNI ataupun Polri. Supaya rakyat juga rasa aman, dan pembangunan bisa berjalan baik,” ucapnya. (Ed)


Rabu, 05 Desember 2018 15:26


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+