HPI Babel Lakukan Pemerataan Tanah Di Lahan Islamic Center, Ini Alasannya.

Selasa, 29 Januari 2019 | 22:06 WITA

HPI Babel Lakukan Pemerataan Tanah Di Lahan Islamic Center, Ini Alasannya.

MCWNews.com - PANGKALPINANG | Dalam rangka percepatan program "Gerakan Tanam Dan Budidaya Sorghum" di Bangka Belitung yang dimotori Deddy Hartady seorang Widyaswara Badan Diklat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan (Kep) Bangka Belitung (Babel).

Hari ini Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Babel melakukan pekerjaan pemerataan tanah di lahan Islamic Center Parit Enam milik Pemprov Kep Babel, yang berbataskan dengan Kota Pangkalpinang  dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng).

Kepada MCW News, Deddy Hartady selaku Koordinator Tim membenarkan  bahwa HPI Babel melakukan pekerjaan pemerataan tanah, yang sebelumnya sempat terhenti lantaran patok batas tanah milik Pemprov Babel itu hilang karena aktivitas penambangan ilegal di lahan Islamic Center tersebut.

"Beberapa hari yang lalu sudah kita ukuran ulang dan pasang patok baru bersama Biro Pemerintahan dan didampingi Satpol-PP, dan hari ini HPI Babel mitra pendamping melakukan pemerataan untuk persiapan penanaman perdana  Sorghum di lahan ini " Ujar Deddy saat ditemui di Posko/kamp Sorghum Parit Enam, Sore Selasa, (29/1/2019).

Ditambahkan Deddy, pelaksanaan penanaman perdana Sorghum di lahan Islamic Center ini akan dilaksanakan pada bulan Februari sehabis perayaan Imlek, dan direncanakan penanaman perdana gerakan tanam dan budidaya Sorghum di lahan Islamic Center Parit Enam akan dilakukan oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pak Gubernur habis Kong ngian penanaman perdana Sorghum di lahan Islamic Center, mohon doa dan dukungannya semoga program gerakan tanam dan budidaya Sorghum menjadi komoditi andalan di Bangka Belitung dan memberi nilai tambah bagi masyarakat kita " Pungkas pakar Sorghum Babel.

(Rik)


Selasa, 29 Januari 2019 22:06


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+