22 Peraturan Sedang Digarap Guna Perkuat Budaya Bali

Jumat, 01 Februari 2019 | 17:31 WITA

22 Peraturan Sedang Digarap Guna Perkuat Budaya Bali

MCWNews.com - DENPASAR | Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan agar masyarakat tidak malu dalam menampilkan identitas kebalian dalam kehidupan sehari-hari. 

"Jangan malu memakai busana Bali karena ini adalah warna budaya kita. Ke depan menjaga bahasa dan aksara Bali pun harus dikuatkan agar tidak terdegradasi zaman," ujar Koster pada acara pembukaan Bulan Bahasa Bali,  yang dilangsungkan di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Jum'at (1/2/2019). 

Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali melanjutkan bahwa pihaknya senantiasa akan memegang komitmen untuk melindungi Krama, Budaya dan Alam Bali. 

Hal ini harus dijalankan secara sungguh-sungguh, dengan didukung oleh peraturan daerah atau Pergub. Jadi semua peraturan daerah atau Pergub harus mengacu pada upaya menjaga dan melindungi Krama, Budaya dan Alam Bali. 

Gubernur Koster melanjutkan bahwa yang sudah disahkan ada Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Bahasa Bali. 

Selanjutnya, Pergub No 97 Tahun 2018 mengenai pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai. 

Sementara mengenai pemasaran produk masyarakat, diatur dalam Pergub No 99 Tahun 2018. Ini bertujuan ada petani, peternak, nelayan dan pelaku usaha kecil menengah memiliki sarana untuk memasarkan produk. 

"Saat ini, tengah disusun 22 peraturan daerah dan peraturan gubernur. Semua dilakukan untuk menata fundamental pembangunan Bali. Karena sudah ada degradasi pada Alam, Budaya dan krama Bali. Ini menyangkut ruh, jiwa bali. Untuk ngajegang gumi Bali. Makanya setahun ini saya fokus kerjakan, tahun berikutnya baru turun ke masyarakat," katanya. 

Hadir pada acara ini Wagub Cok Ace,
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster, anggota DPRD Provinsi Bali Nyoman Parta dan sejumlah sulinggih.(*)


Jumat, 01 Februari 2019 17:31


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+