Dugaan Penggelapan Uang Nasabah, Bos KJM Divonis Bebas

Kamis, 07 Februari 2019 | 17:16 WITA

Dugaan Penggelapan Uang Nasabah, Bos KJM Divonis Bebas

MCWNews.com - SEMARANG | Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang memvonis bebas atas terdakwa HS selaku Ketua Koperasi Jateng Mandiri (KJM) Jateng dalam Sidang yang digelar di PN Semarang, Kamis, (7/2/2019).

Menurut Kuasa Hukum Terdakwa, Bambang Muntaha merasa puas atas putusan Hakim, karena memang kliennya harus dibebas sesuai dalam Pledoinya, "Halim melakukan pelanggaran, namun di UU Koperasi yang sangksinya berupa teguran dan pencabutan izin. Bukan masuk ke Kategori UU Perbankan," ujarnya. 

Bahkan Bambang juga meminta Jaksa untuk segera menerbitkan surat pembebasan Kliennya," ini sesuai harapan, dan minta jaksa untuk segera membebaskan, Walaupun ada perbedaan pendapat diantara majlis hakim, itu sah-sah saja. 

Tapi faktanya dipersidangan klien Kami bebas," imbuhnya. Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kurnia berencana akan melakukan kasasi ke MA atas putusan ini," putusan tadi tidak putusan inkrach, karena 1 hakim masuk 10 tahun dan 2 hakim lainnya masuk perkara perdata dan tidak bisa dijerat dengan UU Perbankan," ujarnya. 

Ditempat terpisah Pengacara Para Korban KJM Jateng, Rizal Thamrin, SH, SE , MH masih mempelajari putusannya," Biasanya jaksa akan ajukan kasasi, nanti tak  komentari setelah kita dapat salinan putusannya," ujarnya. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kasus dugaan Perhimpunan dana dari Masyarakat oleh KJM Jateng ini mencuat sejak 2 (dua) Tahun lalu yang  disinyalir telah mengorbankan ribuan para Nasabahnya. Kasus ini terus berlanjut hingga ke Meja Hijau yang terdakwanya Bos KJM Jateng, HS dengan dituntut 13 Tahun Penjara dan denda Rp 20 Miliar dengan tuduhan telah melanggar Undang-undang Perbankan.(*)


Kamis, 07 Februari 2019 17:16


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+