Kementerian PUPR Mulai Garap Pembebasan Lahan Pembangunan Fly Over Di Kota Ambon

Senin, 11 Februari 2019 | 19:47 WITA

Kementerian PUPR Mulai Garap Pembebasan Lahan Pembangunan Fly Over Di Kota Ambon

Kasatker PJN Wilayah 1 Maluku, Berthy Leatemia

MCWNews.com - AMBON | Rencana pembangunan jalan layang atau Fly Over di kota Ambon ternyata bukan hanya isapan jempol belaka. Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ditjen Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XVI Ambon, memastikan tahapan pembangunan Fly Over pertama di kota Ambon terus berlanjut.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Maluku Berthy Leatemia, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, (11/2/2019) mengungkapkan tengah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah Provinsi dan Pemkot Ambon. Bahkan baru-baru ini tengah dibentuk tim pembebasan lahan yang dikoordinir oleh BPJN Wilayah XVI Ambon.

"Kami akan membentuk tim pembebasan lahan," ungkapnya.

Tim ini, imbuh Berthy, akan melibatkan beberapa pihak seperti Pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan Badan pertanahan Nasional serta beberapa pihak yang berwenang.

Terkait lahan yang akan dibebaskan berdasarkan perencanaan diperkirakan mencapai 5.250 meter persegi. Namun hal itu bisa bertambah sesuai dengan kondisi dilapangan.

"Jumlah itu bisa jadi bertambah, misal ada teras rumah warga yang terkena rencana pembangunan, secara otomatis yang kita ganti rugi satu bidang itu," imbuhnya.

Rencana pembangunan fly Over sepanjang 420 meter dari Jalan Jenderal Sudirman sampai jalan Rijali, bertujuan mampu mengurai kemacetan di dalam Kota Ambon.

Berdasarkan data yang dihimpun MCW News, perencanaan Fly Over pertama di Kota Musik ini, dimulai sejak 2016 pada fase studi, dan penyusunan DED pada tahun 2017. Diperkirakan pembangunan Fly Over tersebut menelan anggaran mencapai Rp 300 Miliar.

"Anggaran tersebut kemungkinan bisa bertambah.

Ditargetkan 2020 mendatang, kita sudah bisa melakukan proses pembebasan lahan," ujar Berthy.

"Kami berharap pemerintah daerah, Pemkot dan masyarakat turut bersinergi dan mendukung penuh rencana (pembangunan) ini," pungkasnya. (**)


Senin, 11 Februari 2019 19:47


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+