Laporan Dana Hibah Koni Blora Dipertanyakan

Jumat, 22 Februari 2019 | 06:40 WITA

Laporan Dana Hibah Koni Blora Dipertanyakan

Diskusi Aktifis Blora saat membahas kasus dana Koni

MCWNews.com - BLORA | Dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blora Jawa Tengah Tahun 2015 senilai Rp 1,4 Miliar diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Saya menemukan dana hibah Koni Blora yang jumlah totalnya Rp 2,8 Milyar, justru di LHP BPK RI ada Rp 1,4 Miliar yang tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaannya. Kasus ini sudah Saya laporkan ke Polres," kata Aktivis Blora, Untung Sugiarto, Kamis (22/2/2019).

Tetapi anehnya menurut Untung, justru kini terduga pelakunya. Malah dilantik menjadi Ketua Koni Blora lagi.

"HS malah dilantik lagi jadi Ketua Koni Blora, mestinya harus dilaporkan dulu dananya. Ini Kita baru mengumpulkan, bukti-buktinya lagi, karena disinyalir melibatkan orang nomor satu di Blora," jelasnya.

Sementara Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Kabupaten Blora, Edi Yulianto juga mendesak agar Pelakunya mempertanggung jawabkan dana Koni.

"Dana itu tidak kecil, makanya harus diusut dan dilaporkan penggunaannya," ujarnya. 

Diketahui dana Hibah yang diperuntukan Koni Kabupaten Blora bersumber dari Dinas Pemuda dan Olahraga Blora  melalui APBD Blora Tahun 2015 yang totalnya Rp 2,8 Miliar, namun di Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI diduga ada dana sebesar Rp 1,4 Miliar yang tidak dapat dilaporkan penggunaannya. (timmcwnews)


Jumat, 22 Februari 2019 06:40


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+