BMKG Papua Lakukan Penambahan Sensor Seismograf

Jumat, 15 Maret 2019 | 17:27 WITA

BMKG Papua Lakukan Penambahan Sensor Seismograf

Kapala BBMKG Wilayah V Jayapura Petrus Demon Silii

MCWNews.com - JAYAPURA | Balai Besar Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura akan melakukan penambahan alat pendeteksi  Gempa bumi dan Tsunami (sensor seismograf) diwilayah Papua dan Papua Barat.

Kepala Balai BMKG Wilayah V Jayapura Petrus Demon Silii kepada wartawan mengaku jika penambahan alat pendeteksi tersebut akan disebar pada beberapa titik di dua Provinsi ini.

“Ada 10 titik yang kita akan pasang alat baru, enam di Papua dan empat di Papua Barat. Sebelumhya di  lokasi ini sudah memiliki 16 alat pendeteksi, ini sifatnya menambah,”Kata Petrus, Kamis (14/3/2019).

Untuk wilayah Provinsi Papua, dijelaskan meliputi wilayah Kabupaten  Jayapura, Kabupaten Yahukimo, Tanah Merah di  Boven Digoel, Kabupaten Keerom, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Waropen. Sementara untuk wilayah Papua Barat akan ditempatkan di Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Sorong,  Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Teluk Wondama.

"Dengan penambahan alat pendeteksi ini diharapkan akan lebih akurat untuk menentukan pusat kejadian gempabumi di wilayah Papua dan Papua Barat,"ungkapnya.

Dijelaskan, semakin rapat penempatan seismograf maka akan meningkatkan akurasi titik gempa.

"Jadi lebih akurat baik untuk mendeteksi kekuatan gempabuminya maupun ketepatan lokasi atau pusat gempa dan lagi untuk penyebaran informasi ke masyarakat dapat semakin cepat,"katanya.

Disebutkan di Papua sendiri ada 16 patahan aktif  yang disekitarnya sudah terpasang seismograf.

(Ed)


Jumat, 15 Maret 2019 17:27


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+