Umat Katolik Teminabuan Rayakan Minggu Palma

Senin, 15 April 2019 | 20:33 WITA

Umat Katolik Teminabuan Rayakan Minggu Palma

MCWNews.com - TEMINABUAN | Ratusan Umat Katolik Paroki Santo Albertus Agung Teminabuan merayakan  Minggu Palma dengan Melaksanakan perarakan sambil membawa daun Palma.

Pelaksanaan perarakan daun Palma ini dilaksanakan dengan titik star dari SD YPPK St Paulus Teminabuan  menuju Jalan Brawijaya hingga perempatan Toko Konda dan kemudian menuju Gereja Katolik St Albertus Agung Teminabuan di Kompleks Tengki

Sebelum melaksanakan perarakan diawali dengan prosesi Misa pembukaan yang dipimpin oleh Pastor Zepto Triffon Polii, Pr yang dilanjutkan dengan pemberkatan daun Palma yang kemudian dibagikan kepada umat untuk dipergunakan melambai kan daun sebagai simbol atau sebuah ungkapan sorak-sorai yang diungkapkan jemaat pada saat Tuhan Yesus masuk ke kota Yerusalem.

Pastor Zepto Triffon Polii, Pr dalam kotbahnya mengatakan bahwa dalam peristiwa ini terjadi perjumpaan antara kehendak Allah dan harapan manusia

Kecuali hal tersebut juga terjadi perjumpaan didalam diri seseorang  antara kekuatan  kegelapan disuatu pihak dan martabat sesorang dilain pihak dan dari mulut yang sama keluarlah pujian serentak hanya dalam waktu yang singkat dari mulut yang sama keluarlah pula hujatan untuk menyalibkan Yesus .

“Inilah perjumpaan perjumpaan yang terjadi dalam peristiwa yang  kemudian kita rayakan dalam perayaan Minggu Palma hari ini," ungkapnya

Perjumpaan ini merupakan hal yang kita alami dalam kehidupan kita sehari hari disaat ini dan dari waktu ke waktu.

Pasalnya Dalam kehidupan kita sehari hari tentunya sesorang  mengalami banyak sekali harapan yang dicita citakan namun tidak dapat disangkal bahwa banyak juga terjadi hal hal yang tidak mengenakan yang dialami  oleh sesorang berupa tantangan dan pergumulan hidup.

Dan 2 hal inilah  yang terjadi dalam peristiwa hari minggu palma yaitu terjadi perjumpaan dan harapan .

Dilain pihak ada kepentingan lain dikalangan orang Yahudi dan penjajah romawi  saat itu bahwa dengan daya tarik yang dimiliki Kristus sangat berbahaya jika Kristus hidup dalam masyarakat saat itu sehingga harus di korbankan    

Dengan peristiwa ini Allah secara lebih nyata menunjukan kepenuhan dari rencana rencananya ,Karena dijelaskan juga bahwa ada nilai nilai lain yang hendak kita peroleh dari Tuhan dari kacamata Rohani.

Peristiwa yang nampak didepan mata adalah peristiwa peristiwa manusiawi sebagai perjumpaan kepentingan manusiawi yang dipandang dengan kaca mata iman bahwa dengan cara inilah Allah secara lebih nyata menunjukan kepenuhan dari rencana rencana Tuhan,

Dari sudut pandang yang lain dirinya mengajak untuk  melihat perspektif yang lain  dalam penghayatan iman dan mengajak sesorang untuk melihat cara pandang yang lain dan janganlah lebih mudah untuk membenarkan diri dari suatu sisi saja karena menurutnya  disinilah letak kegagalan hidup beriman,” ungkapnya

Peristiwa Minggu Palma adalah untuk mengenang sengsara Tuhan untuk melihat sisi lain dari kehidupan kita bahwa Allah bekerja dan berkarya lewat peristiwa peritiwa penghidupan kita bukan hanya dahulu tetapi sekarang dalam keluarga kita masing masing

Untuk itu janganlah melihat bahwa kegagalan dan kesukaran yang dialami sebagai penghukuman dari Tuhan tetapi melainkan ada rencana lain dari Tuhan untuk kita," jelasnya (Adv)


Senin, 15 April 2019 20:33


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+