Terkait Kebun Sawit, PTPN III Disomasi

Selasa, 30 April 2019 | 21:42 WITA

Terkait Kebun Sawit, PTPN III Disomasi

MCWNews.com - MEDAN |Demi kepentingan hukum dan klain atas perkebunan sawit yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, advokat Satriawan Manao, SH dan Gusti Ramadhani, SH melakukan somasi ke PTPN III Medan, Sumatera Utara menyangkut dugaan alih fungsi kawasan hutan secara tidak sah untuk dijadikan perkebunan.

"Somasi II No. 07/KH_SMR/SM/19 disampaikan pada tanggal 29/04/2019 ditujukan kepada PTPN III Medan Jl. Sei Batang Hari No. 2 Medan Sunggal Kota Medan, Sumatera Utara, sebelumnya Somasi I No.02/KH-SMR/SM/2019 sudah disampaikan pada 01/03/2019 lalu", kata Satriawan Manao, SH didampingi Gusti Ramadhani, SH kepada wartawan pada hari Selasa (30/04/2019)

Lanjutnya,"Areal Perkebunan yang menjadi objek somasi adalah kebun sawit Sei Meranti dan Kebun Sawit Bukit Tujuh di Kecamatan Torgamba Kabupaten Labusel lebih Kurang Luas 5000 Ha."

Gusti Ramadhani, SH juga menambahkan bahwa dugaan dalam somasi itu ada beberapa hal yang menjadi fakta temuan antara lain, bahwa ada sebahagian kebun Sei Meranti dan kebun Bukit Tujuh dalam kawasan Hutan Produksi berdasarkan surat keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 579/Menhut-II/2014 Tentang Kawasan Hutan Sumut, berikutnya SK. MenLHK No. P. 1076/MenLHK-PKTL/KUH/PLA.2/3/2017 Tentang Pengukuhan Kawasan Hutan   Provinsi Sumut.

Ditengah terpaan isu negatif sawit yang dilakukan Uni Eropa kita harus bergegas melakukan percepatan tata kelola perkebunan sawit, terbukti dengan terbitnya Inpres No. 8 Tahun 2018 tentang  penundaan dan evaluasi perizinan perkebunan sawit serta peningkatan produksitivitas perkebunan kelapa sawit.

Dalam kesempatan tersebut Satriawan Manao, SH mengungkapkan bahwa ada sepuluh hal dalam somasi itu yang harus dijawab oleh  Pihak PTPN III  Medan.

Untuk itu Advokat Satriawan Manao, SH dan Gusti Ramadhani, SH Memberi waktu 3 hari untuk menjawab somasi, 3 hari efektif berjalan dan lanjut tujuannya agar tidak terjadi kesalahpahaman dan jelas secara hukum.

"Mari kita lihatlah 3 Hari ini, bagaimana perkembangannya", tandas Gusti Ramadhani, SH. 
(Edward)


Selasa, 30 April 2019 21:42


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+