Soal Politik Uang, Aktivis Kendal Kembali Datangi Bawaslu

Jumat, 03 Mei 2019 | 17:54 WITA

Soal Politik Uang, Aktivis Kendal Kembali Datangi Bawaslu

MCWNews.com - KENDAL | Jaringan Aktivis dan Rakyat Kendal (JARAK) kembali mendatangi Kantor Bawaslu Kendal untuk menyampaikan aspirasinya atas semakin maraknya dugaan Politik Uang di Pileg 2019 di Kendal. 


Hal ini sebagaimana disampaikan Koordinator JARAK, Abdurokhim yang merasa prihatin atas ulah para Caleg yang terindikasi bermain politik uang dalam meraih suara untuk duduk di kursi Dewan.


"Kami prihatin atas politik uang,makanya Kami datang lagi ke Bawaslu untuk menyampaikan aspirasi ini agar bisa segera ditindaklanjuti sesuai peraturan perundangan yang berlaku," ujarnya.  


Rokhim menginginkan para caleg yang nantinya duduk di Dewan bisa benar-benar bersih dari Politik Uang.


Intinya Kami ingin membahasnya dengan Bawaslu, karena yang mempunyai kewenangan mengusutnya adalah lembaga ini yang dibiayai Negara," imbuhnya.


Senada juga disampaikan Ketua Lindu Aji Kendal, Agus Purwanto yang meminta Bawaslu untuk segera bergerak atas dugaan Politik Uang ini.


"Kami datang kesini secara baik-baik sebagai perwakilan dari beberapa Ketua LSM. Namun jika perlu nantinya semua anggota harus didatangkan kesini. Kami siap untuk mengawal pemilu Kendal bersih tanpa politik Uang," ujarnya. 


Bahkan Aktivis Lasykar Anti Korupsi (LAKI), Novel Basyai siap dengan masanya seribu orang untuk mengawal Pemilu tanpa politik Uang," Kami datang kesini minta kejelasan dari Bawaslu atas penanganan dugaan Politik Uang di Kendal yang sangat memprihatinkan dan kami resmi kesini," ungkapnya sambil menunjukkan KTA LSM nya. Sementara itu Staf Bawaslu Kendal, Aris menyampaikan bahwa Para Komisioner saat ini sedang ada kegiatan di Propinsi Jateng.


"Sebaiknya secara resmi bersuratlah agar mudah dijadwalkan. Karena semua Komisioner Bawaslu sedang ada kegiatan di Provinsi, nanti Saya sampaikan ke pimpinan untuk dijadwalkan bertemu," ujarnya. 


Sebagaimana penelusuran Media ini, isu adanya dugaan politik Uang di Pemilu Kendal tahun 2019 semakin kental dan telah menjadi pembicaraan di Masyarakat yang diduga melibatkan banyak caleg.


Namun kenyataannya hingga kini belum ada yang bisa dibuktikan secara hukum, bahwan Bawaslu Kendal yang mempunyai kewenangan untuk mengawasi Pemilu yang bersih tanpa politik uang, nampaknya belum mampu menangkap seorang pun Caleg yang diduga melakukan poltik uang untuk mendulang Suara dari para pemilihnya. 


Selanjutnya  Para Aktivis LSM Kendal merasa prihatin atas kasus dugaan maraknya politik uang, maka meminta Bawaslu untuk menjelaskan kepada Rakyat atas kinerjanya selama ini. 

(Len)


Jumat, 03 Mei 2019 17:54


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+