GNPK Apresiasi Pengembalian Duit Korupsi Mading Oleh Terdakwa

Minggu, 05 Mei 2019 | 19:25 WITA

GNPK Apresiasi Pengembalian Duit Korupsi Mading Oleh Terdakwa

Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jawa Tengah, HR Mastur, SH, MSi

MCWNews.com - SEMARANG | Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jawa Tengah, HR Mastur, SH, MSi mengapresiasi atas pengembalian uang korupsi majalah dinding elektronik di Dinas Pendidikan Kendal senilai Rp 4,4 Miliar.

"Kami apresiasi atas itikad baik dari Terdakwa yang telah mengembalikan uang hasil korupsinya senilai Rp 4,4 Miliar, walaupun tidak bisa menghilangkan perbuatan pidananya. Tapi minimal bisa meringankan hukumannya," tutur Mastur, Minggu (6/5/2019). 

Mastur juga menilai pengembalian uang hasil korupsi ini sebelum ada putusan perkara yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) dari Pengadilan bisa dijadikan acuan positif bagi para terdakwa korupsi lainnya dalam turut serta menyelamatkan keuangan Negara.

"Selama ini para koruptor hanya di penjara tapi pengembaliannya setelah putusan pengadilan. Namun saat ini belum diputuskan pengembalian sudah dikembalikan, nantinya bisa ada keringanan dari Hakim. Tentunya kami juga mengapresiasi pihak Kejati Jateng yang sudah memfasilitasinya, sehingga uang rakyat dapat diselamatkan," imbuhnya.

Pihaknya tidak bisa kompromi dengan para Koruptor yang menguras uang Rakyat.

"Kami tetap mendesak Aparat hukum untuk bisa membongkar dugaan Kasus Korupsi lainnya di Kendal seperti Kasus Korupsi Alkes di RSUD Kendal, Korupsi Cacing di Dinas Sosial, Mangkraknya Rumdis Bupati Kendal dan Dugaan Korupsi Jalan Pelabuhan Kendal serta lainnya," pungkas Mastur.

Diketahui terdakwa kasus korupsi mading elektronik Kendal, Lukman Hidayat selaku Direktur CV Karya Bangun Sejati telah mengembalikan uang hasil Korupsinya senilai Rp 4,4 Miliar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah pekan lalu. Dan pengembaliannya melalui Pengacara terdakwa berupa uang tunai senilai Rp 1,4 Miliar serta 2 lembar cek masing-masing senilai Rp 1,5 Miliar. 

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Sadiman, bahwa Pengembalian uang hasil korupsi sudah diterima secara langsung dan akan dititipkan di BRI atas Nama Rekening Kejaksaan Tinggi.

"Sudah lunas sebagai uang titipan jika nantinya hasil putusan hakim kurang, maka akan kami kembalikan. Namun jika lebih, maka akan kami tagih lagi," tuturnya. 

Ketiga terdakwa saat ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jawa Tengah yakni, Mantan Kepala Dinas Pemdidikan Kendal Muryono, Direktur CV Karya Bangun Sejati Lukman Hidayat, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Agung Markiyanto.
(timmcwnews)


Minggu, 05 Mei 2019 19:25


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+