Kesulitan Biaya, RS Kasih Ibu Hentikan Pengobatan

Minggu, 12 Mei 2019 | 14:11 WITA

Kesulitan Biaya, RS Kasih Ibu Hentikan Pengobatan

MCWNews.com - GIANYAR|Manajemen Rumah Sakit Ibu (RSKI) di Saba, Gianyar - Bali diduga sengaja mengehentikan pengobatan dan perawatan terhadap seorang pasien,  Donatus Minches Peso Parera (Donny Parera) karena alasan pasien tidak memiliki biaya. Padahal, Donny yang sejak Rabu (8/5/2019) lalu telah dirawat dan menjalani operasi pengangkatan ginjal di RS KI akibat kecelakaan lalulintas.

Pihak keluarga Donny, Maria Christina Dwi Cahyani kepada pers, Minggu (12/5/2019) membenarkan alasan penghentian pemberian obat karena keluarga kesulitan membiayai tagihan pengobatan.

“Ketika awal masuk rumah sakit pada Rabu (8/5/1019) malam, kami diberitahu bahwa nanti biaya operasi dan lainnya, setidaknya berkisar Rp 20 jutaan. Nah, kemudian melonjak jadi Rp 44 juta pada tanggal 10 Mei dan kemarin tanggal 11 Mei angka tagihan sudah mencapai Rp 45 juta lebih. Kami hanya bisa menyediakan Rp 9 juta sebagai uang muka,” kata Maria, anak Donny. 

Maria kemudian menyebutkan pihak keluarga sudah mengupayakan untuk memindahkan ayahnya ke Rumah Sakit Wangaya, Denpasar, agar biayanya lebih terjangkau. Namun, peraturan rumah sakit mengharuskan keluarga pasien mesti lebih dulu melunasi pembayaran tagihan, sehinggq pasien boleh meninggalkan RSKI.

“Kami tidak tahu lagi kemana harus mengupayakan pembayaran sisa tagihan. Sedang kalau dirawat di RSKI terus, kami takut pembayaran nanti makin banyak. Sekarang kami tidak tega mendengar keluhan papa yang merasa bekas operasinya terasa sakit. Pasalnya sejak kemarin (Sabtu) sore, obat tertentu sudah dihentikan pemberiannya pada papa. Termasuk obat antisakit, padahal papa kan baru operasi. Papa jadinya pasrah saja, semoga ada jalan,” ujar Maria seraya menahan air mata. 

Donny adalah wartawan media online Fajartimur.com. Ia mengalami kecelakaan laluluntas bersama rekannya sesama wartawan Vidk Simanjuntak saat melakukan tugas kewartawanan. Peristiwa itu terjadi di Jalan By Pass IB Mantra, Gianyar.

Plt Ketua Ikatan Media Online (IMO) Indonesia wilayah Bali, Tri Vivi Suryani mengatakan hingga kini pihaknya masih mengupayakan jalan terbaik untuk dapat memindahkan Donny Parera dari RSKI ke RS Wangaya.

“Kami tengah melakukan penggalian dana, untuk membayar tagihan atas nama rekan Donny Parera. Sungguh menyedihkan, pihak rumah sakit sama sekali tidak mau memberi kebijakan agar pasien diizinkan pindah tempat berobat sebelum melunasi tagihan. Kami sudah menghubungi manajemen dan meminta kebijakan agar pasien bisa pindah. Sisa tagihan akan dibayarkan maksimalml 2 minggu, karena kami tengah melakukan penggalian dana,” kata Vivi.

Ia melanjutkan, penggalian dilakukan dengan ‘door to door’ kepada tokoh atau organisasi tertentu. Seperti Flobamora, adalah satu organisasi yang telah menyatakan kesediaan untuk membantu berdonasi kemanusiaan untuk Donny Parera.

“Intinya kami tidak akan berhenti berjuang untuk kesembuhan bagi saudara kami Donny Parera,” tegas Vivi.

Sementara itu, Ni Wayan Kariati selaku Manager on Duty RSKI ternyata tidak bisa dihubungi untuk konfirmasi. Berkali-kali ponselnya dihubungi, namun tidak diangkat. (*)


Minggu, 12 Mei 2019 14:11


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+