Diduga Suap Hakim, KPK Tahan Bupati Jepara

Rabu, 15 Mei 2019 | 03:03 WITA

Diduga Suap Hakim, KPK Tahan Bupati Jepara

MCWNews.com - SEMARANG | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI akhirnya menahan Bupati Jepara Ahmad marzuki setelah menjalani pemeriksaan sebanyak lima kali kasus dugaan suap putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Semarang Senin (13/5/2019).


Ahmad marzuki keluar dari gedung KPK menggunakan rompi tahahan KPK berwarna orange. Tidak banyak berkomentar marzuki mengaku menyesal atas kasus yang  menjeratnya.


"Kita ikuti peraturan perundangan ya kita Ikuti proses nya Karena itu doakan sajalah semoga kami menerima dengan tabah dan sabar, wong Nabi Yusuf saja dihukum, terima kasih,"


Sementara itu juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut penahanan Ahmad Marzuqi akan dilakukan selama 20 hari ke depan di rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur.                       


Di tempat terpisah Sekretaris Gerakan.Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jawa Tengah, Rahmat Da'wah mengapresiasi.atas tindakan KPK yang menahan Bupati Jepara karena memang kasus ini sempat menjadi pertarungan sengit di Pengadilan antara Masyarakat Anti Korupsi dengan Tersangka Korupsi. 


Bahkan Bupati Jepara sempat memenangkan Sidang Pra Peradilannya di Pengadilan Negeri Semarang.


"Kami memang terus memantau kasus ini, dan ternyata ada permainan diproses peradilannya dengan tertangkapnya oknum Hakim oleh KPK. Makanya Kami mengapresiasinya untuk penegakkan hukum serta memenuhi rasa keadian Masyarakat," ungkap Rahmat, Selasa, (14/5/2019).

.

Sebagaimana diketahui Ahmad Marzuqi diduga menyuap hakim PN Semarang Lasito untuk memenangkan sidang praperadilan yang diajukannya.


Nilai suap yang diberikan marzuki sebesar  Rp 700 juta dalam bentuk rupiah dan dolar AS kepada hakim PN semarang  Lasito. 

(Len)


Rabu, 15 Mei 2019 03:03


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+