PPK Proyek Pasar Kendal Akui Ada Perubahan Desain

Senin, 03 Juni 2019 | 15:34 WITA

PPK Proyek Pasar Kendal Akui Ada Perubahan Desain

Kondisi pasar rakyat Kendal setelah dibangun namun belum digunakan

MCWNews.com - KENDAL | Proyek pembangunan pasar rakyat Kendal senilai Rp 4,758.952.000 Tahun 2018 yang dilidik Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah beberapa waktu lalu disinyalir bermasalah.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Zia yang menjelaskan ada surat dari LSM yang membandingkan pelaksanaan di lapangan dengan gambar dokumen pemilihan saat lelang,

"Tentunya hal itu jauh berbeda karena di lapangan ada penolakan pedagang terhadap desain awal hingga puncaknya tanggal 7 November 2018 di OR dipimpin ibu Bupati disepakati desain pembangunan diubah sesuai keadaan sekarang," ujarnya, Senin (3/6/2019).

Zia juga menjelaskan, jika dirinya belum diundang Polda terkait dugaan kejanggalan proyek itu.

"Untuk saya sendiri belum mendapat undangan, kalau dari teman-teman yang sudah diundang, ditanyakan hal normatif terkait tugas-tugas teman-teman yang diundang," imbuhnya.

Diketahui kasus ini terungkap dari surat Ditreskrimsus Polda Jateng bernomor : B/296/V/2019 yang beredar dikalangan PNS Kendal yang menerangkan dimintai klarifikasinya atas proyek pasar rakyat Kendal yang dikerjakan pada Tahun 2018. Dan Proses Klarifikasi yang dilakukan Penyidik Polda Jateng ini pun saat itu  diakui  salah seorang terperiksa, SGNO selaku Sekretaris PPHP Proyek.

Sebelumnya secara terpisah Sekretaris Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jawa Tengah, Rahmat Da'wah mendorong agar pihak Polda Jawa Tengah untuk terus mengusut Proyek Pembangunan Pasar Kendal yang diduga bermasalah tersebut sampai tuntas.

"Kalau memang terindikasi bermasalah, maka pihak Polda Jateng mestinya bisa mengusut tuntas kasus ini" ujarnya. Rahmat juga pernah melakukan Investigasi yang menemukan ada beberapa pekerjaan konstruksinya yang diduga kurang baik, "Ya pengerjaannya kurang baik, padahal itu akan digunakan para pedagang pasar yang setiap harinya akan dikunjungi orang banyak," terangnya.

Diketahui Proyek Pembangunan Pasar Rakyat Kendal senilai Rp 4,758.952.000,- Tahun 2018 ini dikerjakan Kotraktor PT. JPP dari Semarang, namun dinilai hasil pengerjaan kontruksinya diduga kurang baik, bahkan hingga kini belum juga digunakan para pedagang pasar secara maksimal.

Bahkan Pintu gerbang utamanya pun masih tertutup setiap harinya, sehingga kasusnya kini masih ditangani pihak Direskrimsus Polda Jawa Tengah. Informasinya Pasar tersebut akan difungsikan setelah Lebaram. (Len)


Senin, 03 Juni 2019 15:34


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+