Kampung Salim dan Sumbekas Manfaatkan Dana Desa Bangun Jembatan

Rabu, 07 Agustus 2019 | 17:33 WITA

Kampung Salim dan Sumbekas Manfaatkan Dana Desa Bangun Jembatan

Jembatan yang telah dibangun

MCWNews.com - TAMBRAUW |Warga kampung yakni Salim dan Sumbekas, Distrik Yembun Kabupaten Tambrauw, menyambut gembira dengan selesainya pembangunan jembatan penghubung ke jalan utama dua kampung ini.

Dengan jembatan sementara yang dibangun menggunakan Dana Desa (DD) ini, warga bisa lebih lancar melakukan aktivitas dan kegiatan ekonomi.

Alfaris Yesyan (49) Kepala Kampung salim menyatakan, jembatan sementara penghubung antara jalan utama dan dua kampung tersebut awalnya telah dibangun oleh Pemda akan tetapi rusak dan tidak permanen.

Kali ini kata Alfaris jembatan dibuat oleh kami masyarakat yang ada didua kampung menggunakan dana desa, sehingga bisa dilewati pejalan kaki, motor dan mobil dengan aman.

“Dari dulu kami mendambakan jembatan permanen sampai sekarang belum juga terwujud. Mudah-mudahan dengan adanya jembatan sementara ini awet dan bisa diakses demi kesejahteraan masyarakat dan juga dapat menunjang pembangunan yang ada di dua kampung tersebut, soalnya kami kalau bawa material dari kota dengan mobil truck kesini, kami taruh atau tampung di basecamp, dan kami harus memikul material secara manual menuju dua kampung tersebut kurang lebih 12 Kilo Meter,” kata Alfaris, Rabu (7/8/2019).

Sedangkan, Kepala kampung Sumbekas Sergius Yekwam membenarkan jika pembangunan jembatan menggunakan DD. Katanya, pengerjaan jembatan sudah selesai 100 persen dan sudah bisa dilalui oleh warga masyarakat dengan mengunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Menurutnya, jembatan merupakan urat nadi bagi warga.

"Semoga dengan adanya jembatan baru ini, akan meningkatkan ekonomi bagi masyarakat serta meningkatkan pembangunan," kata Sergius.

Ia mengungkapkan, sebelumnya jembatan tersebut sering rusak dan selalu dilakukan perbaikan oleh warga secara swadaya. Awalnya, kata Kepala Kampung Sumbekas, jembatan menggunakan papan dan kayu dan tidak bertahan lama. Dengan konstruksi jembatan yang baik diharapkan dengan adanya jembatan tersebut, tentunya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dari sisi ekonomi.

“Puluhan tahun warga mengharapkan jembatan permanen, yang bisa dilalui kendaraan dengan tidak was-was," tuturnya.

Menurut dia, dengan adanya bantuan DD tersebut, bisa membantu desa dan mewujudkan impian warga untuk memiliki jembatan permanen.

"Puji Tuhan, kini jembatan Sementara penghubung ke jalan utama untuk dua kampung sudah selesai pengerjaannya, warga sudah bisa menikmati untuk dilalui menggunakan kendaraan, satu atau dua tahun kedepan, harapan kami kepada pemerintah daerah agar bisa dapat membangun jembatan yang permanen, sebab kami di dua kampung ini adalah bagian dari Kabupaten Tambrauw," ujarnya.



Sementara itu, Kepala Distrik Yembun sekaligus sebagai pembina kampung,  Nikolas Yekwam membenarkan bahwa memang persoalan ini bukan persoalan yang baru, kami pemerintah Distrik sudah berusaha melakukan pengusulan beberapa kali ke Pemda akan tetapi belum sempat merealisasi usulannya.

"Akan tetapi kita akui bahwa pemerintahan Tambrauw ini,  pemerintahan yang baru, sehingga belum dapat menggapai semua keluhan keluhan masyarakat, untuk itu harapan kami selaku pemerintahan Disrtik kepada Bapak Bupati agar dapat membangun jembatan yang permanen," ungkapnya.

Nikolas mengatakan sudah tiga kali tahapan anggaran dana desa tersebut di gunakan untuk pembangunan jembatan penghubung, dengan adanya pembangunan jembatan ini sebagai bukti komitmen kampung di Distrik tersebut, untuk mengakomodir setiap usulan yang menjadi prioritas warga.

"Kita berharap dengan adanya jembatan tersebut, masyarakat bisa lebih nyaman dalam melakukan aktivitasnya," ujarnya.
(Charles)


Rabu, 07 Agustus 2019 17:33


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+