Menhub Bakal Hadirkan Otonomus di Bali

Jumat, 09 Agustus 2019 | 08:31 WITA

Menhub Bakal Hadirkan Otonomus di Bali

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi terminal penumpang Mengwi, Badung, Bali, Kamis (8/8/2019) sore.

MCWNews.com -  BADUNG | Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi terminal penumpang Mengwi, Badung, Bali, Kamis (8/8/2019) sore. Kunjungan ini sekaligus meninjau aktivitas dan sarana yang ada di terminal Mengwi guna rencana pembangunan autonomous atau otonomus yang berarti bus kereta otomatis dari bandar udara Ngurah Rai hingga Central Parkir Kuta.

”Saya merencanakan otonomous dari ngurah rai sampai ke central parkir kuta. Itu kira - kira 6 km, mungkin 2020 akhir harus ada,” kata Menhub.

Dalam rencana pembangunannya, kedepan jalur otonomus itu akan diperluas hingga sampai ke Singaraja. Hal itu disebabkan karena rencana proyek pembangunan bandar udara baru di Singaraja. Jadi pembangunan otonomus akan menunjang jalur transportasi untuk bandara baru itu.

”Sebagai awal dari kita membuat otonomus dari Ngurah Rai-Kuta-Sanur-Singaraja atau bandara. Karena bandara itu tidak akan kita bangun kalau jalur angkutan umum ini belum ada. Otonomus ini kan antara kereta dengan bus,” ungkapnya.

Ia mengisyaratkan tidak akan membangun bandara Bali baru apabila infrastruktur penunjang seperti jalan belum selesai.

“Karena kita tidak akan membangun bandara baru kalau jalannya belum selesai,” imbuhnya.

Selain itu, dalam kunjungan kali ini, Budi menganggap kapasitas terminal mengwi dapat lebih di tingkatkan mengingat intensitas penumpang yang meningkat. 

“Saya lihat penumpangnya sudah mulai banyak, ada 50-100 bus, Kita ingin kapasitasnya bisa 300 bus,” terangnya.

Untuk menunjang pelayanan transportasi umum yang ada di Bali, pemerintah juga akan memberikan subsidi untuk jalur transportasi umum dalam kota. Jalur ini menghubungkan antara terminal Mengwi-Ubung-Kuta-Dalung dan kembali lagi ke Mengwi.

“Ini Mengwi, ini Ubung, ini central parkir Kuta, Dalung. Nah ini ada bus yang directed, setiap 10 menit ada bus. Kita subsidi, jadi tarifnya murah. Kalau murah bisa terjangkau. Kalau ini bagus, nanti kita buat dua arah,” pungkasnya.

Semua rangkaian pembangunan yang di sampaikan oleh Budi merupakan hasil arahan dari Presiden RI, Joko Widodo dalam meningkatkan pelayanan transportasi di Bali. Bali menjadi perhatian terutama di bidang transportasi dikarenakan Bali adalah tujuan utama dari para wisatawan dari seluruh dunia yang ingin berlibur di Indonesia. 



“Saya ditugaskan oleh bapak presiden (Joko Widodo,- Red) untuk memperhatikan Bali karena bali adalah tujuan utama wisata,” pungkasnya.

Turut mendampingi Menhub Budi Karya Sumadi, Direktur Prasarana Perhubungan Darat Risal Wasal, Kasubdit Terminal Direktorat Prasarana Perhubungan Darat Ahmadi, Plt Kepala BPTD Wilayah XII Provinsi Bali dan NTB Asberlias Rajah, M.Hum, Kadis Perhubungan Kabupaten Badung dan sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan.
(ad/red)


Jumat, 09 Agustus 2019 08:31


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+