Belum Diganti Rugi, Warga Blokir Akses Jalan Bendungan Napun Gete

Rabu, 11 September 2019 | 09:10 WITA

Belum Diganti Rugi, Warga Blokir Akses Jalan Bendungan Napun Gete

Situasi pemblokiran akses jalan menuju lokasi Bendungan Napun Gete. Image Source : Pos Kupang

MCWNews.com - KUPANG | Akses jalan menuju proyek Bendungan Napun Gete di Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) diblokir warga. Berdasarkan sumber yang dihimpun MCW News, Simon Lewar selaku pemilik lahan mengungkapkan alasan memblokir jalan tersebut lantaran hanya dijanjikan pembayaran ganti rugi namun tak kunjung terealisasi. Ia menuntut pemerintah pusat merealisasikan pembayaran ganti rugi lahan Rp 41 miliar.

“Kami akan buka blokir (jalan) menuju bendungan kalau uang ganti rugi sudah dibayar. Sudah bosan, kami dipermainkan berungkali. Tempo bulan April (2019), kami blokir dijanjikan dibayar bulan Agustus dibayar. Ternyata sampai akhir bulan tidak ada realisasinya,” ujar Simon Lewar, Senin lalu.

Pihak Kementerian PUPR melalui Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Agus Sosiawan angkat bicara terkait "jalan panjang" ganti rugi lahan yang dijadikan sebagai kawasan pembangunan Bendungan Napun Gete. Ia mengatakan proses ganti rugi masih dalam audit untuk verifikasi kelengkapan dokumen proses ganti rugi tanah.

"Dokumen yg diserahkan dari Pemda sekarang diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kalau ada rekomendasi terkait dokumen kita harus penuhi dulu, setelah dinyatakan clear dan clean (kemudian) diteruskan ke Ditjen SDA Kementerian PUPR dan selanjut diserahkan ke LMAN untuk diproses penggantiannya," kata Agus Sosiawan saat dikonfirmasi MCW News, Rabu (11/09/2019).

Agus Sosiawan juga menyebut, pemblokiran itu berdampak dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan bendungan yang ditargetkan selesai pada 2020 mendatang.

"Pekerjaan pasti terganggu bila terjadi pemblokiran," imbuhnya.

Pembangunan Bendungan Napun Gete dikerjakan oleh PT. Nindya Karya (Persero) dengan nilai kontrak sebesar Rp.884.664.904.000. 

(Red)


Rabu, 11 September 2019 09:10


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+