Ini Pesan Kepala Suku Tambrauw Untuk Pemerintah

Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:41 WITA

Ini Pesan Kepala Suku Tambrauw Untuk Pemerintah

MCWNews.com - SORONG | Kepala suku meyah, kepala suku Puruwor, dan Ketua LMATA Tambrauw, mengapresiasi Pemda Tambrauw yang telah melaksanakan pembangunan infrastruktur dasar  dengan baik.

Kepala Suku Meyah, Ignasius Baru mengatakan, kabupaten Tambrauw memiliki 5 suku, yaitu suku Meyah, suku Abun, suku Ireres, suku Pur, dan suku Bikar, serta memiliki lembaga adat masing-masing.

Ia menyampaikan, pemerintah Tambrauw telah melakukan pembagunan secara bertahap di segala sektor, namun menurutnya ada satu bagian yang dilupakan yaitu khusus di bidang adat.

"Pemda pun juga harus memberikan perhatian khusus di bidang adat, karena menurutnya, kepala suku ini perpanjang tangan dari pemerintah, untuk itu, ia berharap Pemda Tambrauw dapat menyediakan fasilitas bagi kepala suku berupa, rumah dan kantor bagi ke lima suku yang ada di tambrauw serta operasional bagi kepala-kepala suku," Kata Ignasius kepada awak media di Sorong, Papua Barat, Rabu (14/10/2019).

Ia menambahkan, fasilitas yang dimaksud bertujuan agar dapat digunakan demi dan untuk pelayanan terhadap masyarakat.

”Sejalan dengan dinamika politik yang sedang berkembang, masyarakat umum jangan mempergunakan Tambrauw sebagai lahan empuk politik atau mewakili masyarakat di Tambrauw, karena sesungguhnya keterwakilan politik itu harus anak-anak adat yang berasal dari negeri ini sendiri,“ tuturnya.

Lebih lanjut, khusus bagi DPR jalur Otsus, yang sedang melaksanakan seleksi, kami berharap pansel selektif dalam melakukan seleksi khusus buat kabupaten Tambrauw, ia secara tegas, menyatakan, dari kami lima suku besar merekomendasikan itu yang harus di Akomodir, karena menurutnya, mereka adalah anak adat yang telah di seleksi dari masyarakat adat Tambrauw.

Pada kesempatan yang sama, Kepala suku Puruwor, Welem Warijoh mengatakan, saat ini Pemda Tambrauw telah melaksanakan roda pemerintahan dengan baik, namun menurutnya, ia melihat khususnya pada nasib pegawai yang berasal dari kabupaten induk, yaitu, kabupaten Sorong dan kabupaten Manokwari yang mana telah mengabdikan dirinya di kabupaten Tambrauw.

”Para ASN ini telah melaksanakan tugas serta kewajiban mereka dengan baik, sehingga pihak Pemda Tambrauw telah menyediakan fasilitas lain, namun yang menjadi kendalah adalah gaji, jatah beras, serta pengurusan kenaikan pangkat atau golongan para pegawai ini harus kembali mengurusnya di kabupaten induk," terangnya.

Welem Warijoh menyampaikan, selaku kepala suku sekaligus salah satu tokoh pemekaran kabupaten Tambrauw berharap Pemda Tambrauw dapat memperhatikan persoalan yang sedang dihadapi oleh para pegawai negeri di Tambrauw ini, agar mereka dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati.

”Atas nama masyarakat mennyampaikan terimakasih kepada Pemda Tambrauw, dalam hal ini Bupati, yang mana telah membangun infrastruktur jalan hingga ke pedalaman Tambrauw, yang kini sedang di nikmati oleh masyarakat Tambrauw,“ ujarnya.

Selain itu, imbuh Warijoh, dalam rekrutmen CPNS yang telah berlangsung dan saat ini tinggal menunggu hasil, ia berharap ada kebijakan pemerintah daerah agar mengutamakan putra dan putri asli Tambrauw.

Pada kesempatan itu pun ketua LMATA Tambrauw, Yulius Mirino, menambahkan, hadirnya kabupaten Tambrauw itu atas masyarakat adat. Menurutnya, sudah beberapa kali telah melakukan audiensi bersama Pemda, serta DPRD Tambrauw, agar ada perhatian Pemda terhadap masyarakat adat, khususnya 5 suku besar yang mendiami kabupaten Tambrauw.

”Pemda Tambrauw, harus melihat persoalan adat ini, sebagai suatu hal yang sangat penting, karena lembaga ini merupakan perpanjangan tangan pemerintah, ia mencotohkan, ketika ada masalah tapal batas. Nah ini peran kepala suku, mereka yang akan menyelesaikan. Pemerintah daerah di undang datang untuk menyaksikan. pleb karenanya sudah seharusnya Pemda harus memfasilitasi prangkat adat ini," pungkasnya. (Charles)


Rabu, 16 Oktober 2019 15:41


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+