Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil, Tokoh Agama Ingatkan Selalu Jaga Perdamaian

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 21:22 WITA

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil, Tokoh Agama Ingatkan Selalu Jaga Perdamaian

Pdt Jonathan

MCWNews.com - DENPASAR | Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih dalam Pemilu 2019, serta menyikapi perkembangan situasi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 yang akan dilantik oleh MPR RI pada tanggal 20 Oktober besok, Pdt Jonathan Soeharto, SH, M.Th sebagai Ketua PGPI Bali mengajak semua Umat khususnya umat Kristen utk mendoakan Acara. Pelantikan Presiden RI serta mengajak semua Umat untuk menciptakan Kedamaian, Sabtu (19/10/2019).

Pdt Jonathan yang juga Ketua I MPUK menegaskan ayo bersama-bersama untuk mendoakan agar pelantikan nanti berjalan Aman, lancar dan kondusif, semua itu perlu diiringi doa kepada Tuhan Yang Maha Esa karena semua kehendak-Nyalah bisa berjalan lancar.

“Kami berharap pelaksanaan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dapat berjalan aman dan lancar serta situasi tetap kondusif," kata Ketua Genta NKRI.

Bersamaan dengan pelantikan Presiden minggu, 20 Oktober 2019 besok juga akan dilakukan Pelantikan Pengurus PGPI (Persekutuan Gereja - Gereja Pentakosta Indonesia) Kota.Denpasar dan Kabupaten Badung di GBI Shalom Denpasar. Pelantikan akan dipimpin langsung oleh Ketua PGPI Provinsi Bali.

Lanjut Pdt. Jonathan Soeharto selaku Tokoh Agama dan seluruh masyarakat Kristen untuk bersama sama menolak unjuk rasa anarkis, aksi terorisme, faham radikalisme dan mendukung penuh pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih yang kondusif.

"Pelantikan dan pengucapan sumpah janji Presien dan Wakil Presiden terpillih merupakan rangkaian Pemilu tahun 2019 yang merupakan pilihan rakyat Indonesia dan patut dihormati bersama oleh seluruh lapisan masyarakat," ucap Pdt Jonathan Soeharto.

“Kami mengajak lapisan masyarakat mendukung pelantikan Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin Periode 2019 - 2024 yang aman dan kondusif serta Menolak dengan tegas Unjuk rasa anarkis, Aksi terorisme dan paham radikalisme yang saat ini bisa menyusup kemana mana," ujarnya.

Selain itu Pdt Jonathan Soeharto juga menghimbau masyarakat Bali, khususnya Agama Kristen untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama yang harmonis selama ini dan tidak terpengaruh isu-isu Hoax yang dapat menjerumuskan masyarakat kepada jurang perpecahan.

“Mari kita lawan faham radikal, aksi terorisme secara bersama sama dan kita tolak unjuk rasa yang anarkis," tutupnya.(*)


Sabtu, 19 Oktober 2019 21:22


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+