KPK Apresiasi Pemkot Kendari Pasang Alat Perekam Pajak

Rabu, 06 November 2019 | 10:14 WITA

KPK Apresiasi Pemkot Kendari Pasang Alat Perekam Pajak

Koordinator Wilayah VIII Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK Adlinasyah Malik Nasution

MCWNews.com - KENDARI | Koordinator Wilayah VIII Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK Adlinasyah Malik Nasution mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kendari yang telah memberlakukan pemasangan alat perekam pajak secara "online"di setiap meja kasir.

"Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Kendari yang telah menerapkan alat perekam pajak atau 'tapping box' di setiap meja kasir," kata Adlinasyah di Kendari, Selasa (5/11/2019).

Menurutnya, alat perekam pajak tersebut dapat mencatat semua pembelian atau transaksi secara "online", baik di hotel, restoran, tempat hiburan, rumah makan maupun warung-warung kopi.

Dengan diberlakukannya alat perekam pajak tersebut, Penerimaan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari melonjak hingga 200 persen.

Hal ini didasari dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Kendari Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah yang memberlakukan pajak 10 persen bagi restoran atau sejenisnya dan mulai sejak Januari 2019 lalu.

Sedangkan, Subjek pajak restoran yang dimaksud adalah orang pribadi atau badan yang membeli makanan dan atau minuman dari restoran, rumah makan, kafetaria, kantin, warung, dan sejenisnya.

Dikesempatan lain, salah seorang pemilik kedai kopi H.Anto, meminta Pemerintah Kota Kendari untuk tidak menerapkan besaran pajak yang sama terhadap setiap tempat kuliner, karenapenghasilannya tidak sama.

"Tidak semua rumah makan maupun kedai kopi di Kendari ini memiliki penghasilan sama. Jadi jangan digeneralisasi dikenakan pajak 10 persen,” kata H. Anto.

Oleh karena itu, dia mengusulkan perlu dilakukan klasifikasi terhadap jenis-jenis usaha kuliner yang layak atau tidak layak diberlakukan pemasangan alat perekam pajak 10 persen.

Sebelumnya, sejumlah pengusaha rumah makan dan kedai kopi di Kota Kendari, mengaku keberatan dengan kebijakan pemerintah kota yang menerapkan pajak 10 persen dengan pemasangan alat perekam pajak di kasir pembelian tersebut. (As)


Rabu, 06 November 2019 10:14


TAGS:




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

+